Tak Terbukti, Bawaslu Kapuas Hentikan Dugaan Keterlibatan 15 Tenaga Kontrak Dukung Caleg DPR RI

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas tidak bisa melanjutkan kasus dugaan pelanggaran Pemilu, terkait adanya 15 tenaga honorer sebuah instansi di Kapuas yang mendukung salah satu calon DPR RI dengan membuat surat pernyataan dukungan.
Ketua Bawaslu Kapuas, Iswahyudi Wibowo mengatakan, pihaknya telah menelurusi dugaan tersebut sesuai dengan kewenangan.
"Kita sudah panggil 15 tenaga kontrak tersebut kemudian dari ASN juga, dari hasil klarifikasi tidak ada yang mengaku mendapat tekanan dan membuat surat pernyataan mendukung salah satu Caleg DPR tertentu," kata Iswahyudi.
Hal itu, menurutnya, telah dilakukan sesuai mekanisme dalam Perbawaslu nomor 7 tahun 2018
"Info tersebut hanya kabar secara lisan, setelah ditelusuri tidak ada bukti-bukti yang menguatkan," terangnya.
Bawaslu, lanjutnya, tidak dapat meneruskan penanganan dugaan pelanggaran tersebut karna tidak terpenuhinya syarat formil dan materilnya, yaitu bukti-bukti dan saksi yang menguatkan.
"Tidak ada yang menguatkan peristiwa itu terjadi," pungkas Iswahyudi.[zulkifli]
loading...
TAG