STQ Resmi Ditutup, Gubernur Sugianto Kembali Ingatkan Falsafah Huma Betang

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) XXII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2019 resmi ditutup Wakil Gubernur Kalteng, Habib Said Ismail, Selasa (30/4/2019) malam.
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dalam amanat tertulis yang dibacakan Habib Said menyampaikan, apapun hasil yang telah dicapai dan telah diumumkan, hendaknya semua dapat menyambut dengan gembira.
Juga menerima dan memaklumi atas segala kekurangan yang sudah barang tentu pasti ada, dan hendaknya untuk dapat diperbaiki dan tingkatkan kemampuan pada perhelatan STQ maupun MTQ berikutnya.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini juga mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara STQ dan Pengurus LPTQ Kalteng beserta seluruh jajarannya serta seluruh masyarakat Kalteng.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara sehingga berhasil dan sukses dalam penyelenggaraa STQ XXII tingkat Provinsi tahun ini," ucapnya.
Dilanjutkannya, rangkaian acara penutupan STQ ini ada beberapa hal yang ditekankan untuk menyatukan visi, misi dan tekad dalam upaya membangun Kalteng Berkah.
Menghadapi pasca Pemilu serentak, tentunya tidak terlepas dari perhatian semua masyarakat pada satu masalah yang gaung globalnya sudah diterima yaitu kerukunan umat beragama yang dalam bahasa agama yaitu Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Bashariyah.
"Kita semua tentu berharap, dengan falsafah Huma Betang, dapat menjadi pedoman hidup bagi terbinanya kerukunan antar umat beragama, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah," ujarnya.
Lebih lanjut, menyongsong Kalteng Berkah dimulai dari roh semangat Kalamullah, Al-Quranul Karim dengan Islam Rahmatan Lil Alamiin, membawa kesejukan dan kemajuan, aman dan kondusif.
"Sebagai masyarakat Kalimantan Tengah agar dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kedamaian dan kerukunan sehingga terciptanya Kalteng Bumi Pancasila, Bumi Tambun Bungai, Tanah Berkah menuju masyarakat yang sejahtera dan makmur lagi bermartabat," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG