Polres Katingan Sebar Anggota Satgas Politik Uang ke Desa

Print Friendly and PDF
KASONGAN - Tak berapa lama lagi, alam hari pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April 2019 siap dilaksanakan.
Terkait ini, Kepolisian Resor (Polres) Katingan menurunkan dan menyebarkan anggotanya yang terlibat dalam Satgas Politik Uang. Sesuai surat perintah Kapolres Katingan nomor: Sprin/441/IV/Res.1.24./2019 tanggal 1 April 2019, petugas disebar ke seluruh kecamatan sampai ke desa-desa se-Katingan, Jumat (12/04/2019) siang.
Pelepasan Satgas Politik Uang oleh Kapolres Katingan ini bersamaan dengan pergeseran anggota BKO Polda Kalteng untuk melaksanakan pengamanan di sejumlah TPS yang ada di desa-desa.
Kapolres Katingan, AKBP E Dharma B SH SIK MH menegaskan, Politik Uang melanggar Undang-Undang Pemilu dan bisa dipidanakan.
Mengantisipasi hal itu, Polres Katingan penyebaran anggota Satgas Politik Uang ini untuk mengawasi langsung kegiatan Pemilu di desa-desa mulai tanggal 12 April 2019, saat menjelang Pemilu pada hari "H" yang kerap terjadi serangan fajar.
Bahkan pasca pencoblosan dan penghitungan suara untuk mencegah praktek Politik Uang di masyarakat pada  Pemilu 2019.
Apalagi saat ini, Polres Katingan sudah mengantongi beberapa nama oknum caleg yang diduga melakukan kegiatan politik uang dengan adanya barang bukti ribuan KTP masyarakat Kabupaten Katingan dari beberapa wilayah yang mendukung oknum caleg.
Satgas Politik Uang Polres Katingan yang diturunkan ke desa-desa akan bekerja seperti siluman, tidak terlihat, namun tetap mengawasi secara diam-diam untuk mencegah praktek politik uang dengan mengindikasi siapa saja yang diduga menjadi kaki tangan para oknum caleg tersebut yang sudah pegang nama-namanya.
"Karena politik uang harus diberantas hingga ke akar-akarnya karena akan merusak dan mencederai etika demokrasi," ucap orang nomor satu di jajaran Polres Katingan ini.
Sebelumnya, Polres Katingan sudah membuat terobosan baru yaitu melakukan MoU (penandatanganan Nota Kesepahaman bersama) dengan seluruh caleg DPRD Kabupaten Katingan, di mana salah satu bunyinya dilarang menggunakan politik uang.
Selain itu, terobosan membuat MoU tersebut Polres Katingan sudah mensosialisasikan untuk tidak melakukan politik uang saat Pemilu 2019 termasuk mengajak masyarakat agar menolak politik uang.
Apabila nanti anggota Satgas Politik Uang menemukan dugaan kecurangan atau praktek politik uang, petugas akan segera kumpulkan bukti akuratnya dan langsung proses tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Saya mengajak dan mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Katingan jika melihat serta mengetahui adanya praktek politik uang segera melaporkan pada petugas atau kantor Polisi terdekat," tutur pria yang murah senyum ini.[rilis]
loading...
TAG