Penuhi Syarat Visa, Jemaah Calon Haji Kapuas Jalani Suntik Meningitis

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Untuk memenuhi salah satu syarat lanjutan pembuatan visa Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kapuas melakukan suntik meningitis di Aula Masjid Agung Al Mukarram Amanah, Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 8 hingga 9 April 2019. Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas mendampingi JCH melakukan suntik meningitis.
Kasi PHU Kemenag Kapuas, H Asyhadi menjelaskan, suntik vaksin meningitis ini merupakan salah satu syarat lanjutan untuk pembuatan visa.
"Kegiatan ini dilaksanakan sejak kemarin hingga hari ini diikuti JCH Kabupaten Kapuas," kata H Asyhadi, Selasa (9/4/2019).
Dilanjutkannya, sebelumnya JCH Kabupaten Kapuas yang akan berangkat sudah melakukan perekaman biometrik untuk pengurusan visa haji.
Tetapi, lanjutnya, prosesnya masih belum selesai dan sedang masuk tahapan selanjutnya, di antaranya JCH harus melakukan vaksin meningitis.
"Suntik vaksin meningitis adalah salah satu syarat untuk membuat visa. Ini demi keamanan dan perlindungan kesehatan jemaah juga nantinya. Meskipun banyak tahapan kami mengimbau kepada jemaah agar bersabar dan mengikuti semua persyaratan dengan tertib," ungkapnya.
Selain itu, Asyhadi juga mengingatkan kepada semua JCH Kabupaten Kapuas, yang akan berangkat di tahun 2019 agar segera melakukan pelunasan sebelum tanggal 15 April.
"Karena jika tidak dilakukan sekarang, takutnya sistem aplikasi di bank penerima setoran mengalami gangguan," imbuhnya
Sebelumnya juga, Seksi PHU Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas melakukan pendampingan perekaman biometrik untuk pengurusan Visa JCH tahun 1440 H/2019 M.
Selama tiga hari di awal bulan tadi, 2 sampai 4 April 2019, mereka melakukan pendampingan JCH Kabupaten Kapuas saat berurusan di Kantor VFS TASHEEL (Pusat Layanan Visa untuk Arab Saudi) di Palangka Raya.
Staf PHU Kemenag Kapuas, Ghazali Rahman mengatakan, JCH Kabupaten Kapuas yang berangkat melakukan perekaman biometrik untuk pengurusan visa haji sebanyak 286 orang.
Pengurusan visa JCH ini dilakukan secara kolektif dengan memberangkatkan jemaah secara bertahap.
“Pendampingan harus selalu dilakukan dalam setiap proses, agar JCH tidak kebingungan dan ini merupakan pelayanan utama kami untuk jemaah," katanya.
Menurut Asyhadi, tahun ini proses verifikasi dan cetak visa haji dilakukan jauh sebelum keberangkatan, berbeda dengan tahun sebelumnya pembuatan visa dilakukan saat di bandara.
"Langkah ini guna memudahkan dan mempercepat jemaah dalam memperoleh Visa," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG