Gubernur Kalteng Pegang Teguh Komitmen Perang Terhadap Narkoba

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Permasalahan narkoba di Indonesia telah memasuki fase darurat. Status darurat narkotika bukan hanya retorika dan isu, melainkan ancaman faktual yang selama ini masih dilihat sebelah mata.
Dengan jumlah penduduk nomor empat di dunia, menjadikan Indonesia sebagai komoditi yang menggiurkan para pengedar narkoba.
Peredaran gelap narkoba saat ini juga telah merambah ke seluruh wilayah, baik di kota maupun di desa, bahkan desa-desa terpencil sekalipun dan yang menjadi korban adalah seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai strata sosial termasuk kalangan pelajar atau siswa sekolah, Institusi pemerintah maupun swasta.
Dari itu, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menegaskan penanganan penyalahgunaan narkoba perlu menjadi perhatian serius oleh seluruh komponen masyarakat dan pemerintah.
"Mari kita semua jadi mata-mata peredaran narkoba, ada yang dicurigai, laporkan, jangan takut melaporkan, aparat baik TNI/POLRI dan BNN siap mengamankan para pelaku peredaran dan pemakai barang haram ini," tegasnya, Selasa (30/4/2019) malam pada penutupan STQ ke XXII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini melanjutkan, masalah narkoba, sejak awal Ia dilantik sampai sekarang tetap berkomitmen perang terhadap Narkoba.
"Mari kita selamatkan anak-anak didik kita, kita berantas narkoba melalui gerakan musuh bersama dan kita awasi peredaran mulai dari rumah kita, RT, RW, desa lingkungan sekitar kita, dan lingkungan sekolah," tandasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG