Epilepsi Kambuh, Pria Berusia 40 Tahun Ini Ditemukan Tewas

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Nasib malang berujung kematian dialami Dioni Markus (40) yang ditemukan tewas di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 9, tepatnya di Jalan Danau Ilung.
Pria itu tak bernyawa usai ditemukan warga sekitar karena tenggelam di depan rumahnya.
Diduga sebelum meninggal dunia, penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh hingga tercebur. Saat peristiwa terjadi tak ada yang melihat hingga nyawa korban tak tertolong, Rabu (3/4/2019) sore.

Penemuan ini sudah ditangani oleh pihak Polres Palangka Raya. Tim identifikasi dan inafis juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan jenazah Dioni pun sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Doris Slyvanus Palangka Raya.
Ditahui, jenazah pertama kali diliat oleh Witri yang kebetulan melintas didepan rumah korban. Ketika itu, Witri bersama dua temannya yang mengira bahwa itu boneka namun saat didekati terlihat baju dan celana hingga mereka berteriak ke warga sekitar. Tak butuh lama tubuh korban dievakuasi namun sudah dinyatakan tak bernyawa.

"Kami pulang dari olahraga, pas itu melihat seperti boneka tidak tahunya manusia karena ada terlihat kulit, baju dan celana serta sandal. Kamudian berteriak dan warga mengangkat jenazah itu yang sudah terlihat pucat," ungkap Witri.

Sementara, istri almarhum Elsi (56) menyebutkan, bahwa almarhum memang memiliki penyakit epelisi yang sudah diderita sejak lama.
"Suami saya ini memang menderita penyakit itu, mungkin tercebur karena epelisi tidak bisa dekat air," ucapnya.

Terpisah, Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Harman Subarkah menyatakan, bahwa tidak ada ditemukan unsur pidana dalam kejadian tersebut. Jenazah almarhum juga sudah dilakukan visum luar di ruang Kamboja RSUD dr Doris Sylvanus. Namun, pihaknya
tetap melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut.

"Tidak ada tanda kekerasan, dan tim identifikasi sudah melakukan olah TKP. Tetapi tetap peristiwa tersebut ditangani kepolisian dan jenazah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG