Dekati Kalangan Santri, Kejari Kapuas Giat Jaksa Masuk Pesantren

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas berkomitmen untuk terus memberikan penerangan dan penyuluhan hukum. Ini dengan tujuan meningkatkan kesadaran hukum kepada masyarakat luas.
Kali ini, Selasa (16/4/2019), tim jaksa masuk pesentren (JMP) Kejari Kapuas mengunjungi Pondok Pesantren Fajar Islam, Kecamatan Basarang.
Dalam program ini, tim JMP Kejari Kapuas memberikan pemahaman hukum. Giat ini digelar untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan para santri secara khususnya.
"Program ini bertujuan untuk mengenalkan produk hukum, seperti undang-undang serta mengenal keakraban lembaga Kejaksaan dan tupoksinya di kalangan santri," ujar Mauladi SH, Kasi Intel Kejari Kapuas, usai menyampaikan materi  hukum di Ponpes tersebut.
Mauladi menjelaskan, kejaksaan selain memiliki fungsi penegakan hukum, juga memiliki fungsi preventif, yakni mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan hukum.
Menurutnya, beberapa yang disampaikan dalam paparannya adalah bahaya narkoba dan potensi pelanggaran terhadap Undang-undang transaksi elektronik UU ITE nomor 11 tahun 2008 yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik.
"Program JMP ini merupakan program pimpinan Kejaksaan yang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia, dan harus diterapkan secara intensif," imbuh Mauladi.
Terpisah, Kemenag Kapuas sangat mengapresiasi adanya program Jaksa Masuk Pesantren tersebut.
Kepala Kemenag Kapuas, H Ahmad Bahruni melalui Kasi Pondok Pesantren H Marino mengatakan, dengan pemahaman hukum sejak dini akan membantu proses pembentukan karakter anak bangsa yang berbasis hukum.
"Insya Allah dengan memahami dan menaati hukum sejak dini, bisa menjadi pilar pencegahan bagi anak bangsa untuk menjadi anak yang berprestasi berahlak mulia dan patuh akan hukum," jelasnya.[zulkifli]
loading...
TAG