CJH Wajib Sertakan Surat Sehat dari Dinkes, Begini Penjelasan Kemenag Kapuas

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Penyelenggaran ibadah haji tahun 2019 sedikit berbeda dari sebelumnya. Pelunasan di bank harus menunggu entri data surat kesehatan yang disebut istithoah yang dikeluarkan Dinas Kesehatan.
Kepala Kantor Kemenag Kapuas, H Ahmad Bahruni mengatakan, istithoah ini mutlak dan wajib bagi Calon Jemaah Haji (CJH) yang berangkat ke tanah suci. Istithoah haji bertujuan untuk menjaga kesehatan, mengendalikan faktor risiko kesehatan serta menjaga agar jemaah dalam kondisi sehat.
"Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini mensyaratkan adanya surat kesehatan atau istithoah, dari Dinas Kesehatan yang diinput melalui aplikasi Siskohatkes," terang Bahruni, Selasa (2/4/2019).
Siskohatkes itu, lanjutnya, kemudian dikirimkan ke Siskohat Kementerian Agama. Data tersebut diteruskan ke bank penerima setoran BPIH.
"Tanpa surat istithoah kesehatan ini, calon jemaah haji tidak dapat melunasi BPIH-nya," kata Bahruni.
Untuk itu diharapkan CJH memahami istithoah kesehatan, sebab menjadi syarat mutlak berangkat ke Tanah Suci.
Sebelumnya Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kapuas, telah melakukan sosialisasi pendaftaran dan pembatalan haji reguler, beberapa waktu lalu kepada sejumlah calon jemaah haji.
"Sosialisasi bertujuan untuk menyampaikan kepada calon jemaah haji, terkait pendaftaran dan pelunasan haji reguler," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG