Bupati Edy Hadiri Apel Siaga Simulasi Penanggulangan KKM

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo menghadiri Apel Siaga dan Simulasi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat di Halaman Mess Pemda Pulang Pisau, Rabu (10/4/2019).
Selain Bupati Edy, kegiatan yang digelar pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) itu, juga dihadiri oleh Sekertaris Ditjen P2P Kemenkes RI dr Asjikin Imam Hidayat Dachlan MHA, KKP Palangka Raya, Solihin, Pejabat Lingkup Pemkab Pulpis Asisten II Setda Pulpis, Tiswanda, unsur Forkopimda, dan sejumlah Kadis Pemkab Pulpis berserta stafnya.
Dalam sambutannya, Bupati Edy menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi dan koordinasi lintas sektor, baik kesehatan maupun non kesehatan, khususnya di wilayah Kabupaten Pulan Pisau ini.
"Kegiatan ini merupakan upaya kita dalam cegah tangkal keluar masuknya penyakit melewati Pelabuhan Pulang Pisau," ucap Edy dalam poin sambutannya.
Masih dalam sambutannya, Edy mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut berpartisipasi pada kegiatan apel siaga dan simulasi penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat ini.
"Serta kepada pihak yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan dokumen rencana kontijensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD) di Kabupaten Pulpis ini kita berikan penghargaan," katanya.
Menurutnya, Pulang Pisau adalah salah satu pintu masuk transportasi laut berupa kapal. Data menunjukan di Pelabuhan Laut Pulang Pisau dari tahun ke tahun jumlahnya semakin bertambah, baik kapal dari dalam negeri maupun luar negeri.
Sehingga melihat kondisi tersebut, Pulang Pisau berpotensi terjadinya penyebaran penyakit dari luar negeri, yang akhirnya menyebabkan terjadinya KKMMMD.
"Pada intinya Indonesia secara umum berkewajiban untuk melakukan cegah tangkal terhadap terjadinya kedaruratan kesehatan masyarakat atau KKM yang meresahkan dunia (Public Health Emergency of International Concern sebagaimana diamanatkan dalam regulasi international di bidang kesehatan (International Health Regulations/LHR tahun 2005," tutup.[manan]
loading...
TAG