Buka Musrenbang, Gubernur Kalteng Sampaikan Hal Penting Ini

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H Sugianto Sabran sampaikan beberapa hal penting dalam Musrenbang di Aula Kontor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalteng, Senin (8/4/2019).
Menurut Sugianto Sabran, berkenaan dengan rencana pembangunan tahun 2020, ada beberapa hal penting yang saya sampaikan, sesuai arahan presiden agar bupati/walikota mendorong peningkatan investasi di daerah masing-masing.
Ini untuk perluasan lapangan kerja, di mana akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menurunkan angka kemiskinan.
"Perangkat daerah terkait yang bertugas di bidang perizinan agar menghindari proses perizinan yang berbelit-belit dan dapat memproses serta mengeluarkan surat perijinan dengan cepat sesuai prosedur yang berlaku," ucapnya.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini meminta kepada Pemerintah Pusat untuk membantu pembangunan di Kalteng melalui peningkatan dana perimbangan (DAU, DAK, DBH), dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan serta dari sumber pendanaan lainnya.
Salah satu kegiatan besar dan strategis tahun 2019 ini, lanjutnya, adalah Pemilihan Umum (Pemu) Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan legislatif, 17 April 2019.
"Pada kesempatan ini saya ingin mengingatkan tentang netralitas ASN, berdasarkan Undang-Undangan nomor 5 Tahun 2014," pintanya.
Selain itu, Sugianto juga mengimbau seluruh masyarakat Kalteng untuk menyukseskan Pemilu dengan cara menjaga keamanan dan persaudaraan walupun pilihan berbeda dan jangan sampai Golput.
Mengingat pentingnya musrenbang Provinsi sebagai pelaksanaan tahapan perencanaan pembangunan, Sugianto mengharapkan keseriusan semua pihak untuk mengikuti seluruh rangkaian Musrenbang.
"Melalui Musrenbang RKPD Kalteng tahun 2019, saya sangat berharap agar program-program yang diusulkan untuk tahun 2020," tuturnya.
Ini merupakan program prioritas dan strategis pembangunan Kalteng yang dapat diintegrasikan untuk mencapai keterpaduan/keserasian antar wilayah, antar sektor dan antar pelaku pembangunan.[deni]
loading...
TAG