ASN Muslim Lingkup Pemkab Pulpis Diminta Hidupkan Baznas

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau, Ir Saripudin meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkabbuntuk mendukung upaya pengumpulan zakat yang dilakukan oleh Baznas.
Ini harus dilakukan agar roda organisasi dan kinerja lembaga pemerintah Baznas Pulang Pisau yang baru dikukuhkan pada September 2018 lalu dapat berjalan sebagaimana fungsinya.
"Sudah kewajiban bagi Pemkab Pulpis untuk memberikan fasilitas semaksimal mungkin terhadap kinerja Baznas, sebab Baznas merupakan lembaga pemerintah yang salah satu tugasnya adalah dalam rangka upaya pengentasan kemiskinan bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat di Bumi yang berjuluk Handep Hapakat ini," ucap Saripudin kepada media ini, Sabtu (13/4/2019).
Untuk itu, lanjut mengimbau agar masing-masing dinas lembaga agar segera membentuk Unit Pengumpul Zakat atau UPZ yang terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara dinas.
"Mereka itu nantinya yang bertugas mengumpulkan zakat sesuai ketentuan yang ditetapkan Baznas, kemudian hasilnya diserahkan ke rekening Baznas untuk selanjutnya dilakukan pengendalian, pendistribusian dan pelaporan atas penggunaan zakat tersebut. Jadi, semuanya agae terukur dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Sementara itu, ketua Baznas Pulang Pisau, Drs H Khairil Anwar kepada media ini  mengatakan, kemungkinan pihaknya akan mengajukan surat instruksi Bupati mengenai besaran nilai zakat dan infak yang wajib dikeluarkan oleh ASN muslim di Pulang Pisau.
"Kalau untuk pembentukan UPZ itu memang sudah ada instruksi Bupati, yang belum ini adalah instruksi Bupati tentang jumlah nilai zakat dan infaq yang dipungut. Bagi yang berpenghasilan Rp.4 juta keatas sudah pasti secara syariah dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5 persen, nah yang kita bahas adalah bagi ASN yang penghasilannya belum mencapai nisab zakat, artinya kewajibannya hanya infaq, dan ini perlu diatur untuk keseragaman," paparnya.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera mendatangi kantor dinas dan lembaga di lingkup Pemkab Pulang Pisau untuk mengkonfirmasi realisasi pembentukan UPZ.
"Sekaligus nanti juga kami siapkan waktu untuk menyosialisasikan kembali ketentuan-ketentuan zakat melalui Baznas ini agar masing-masing dinas lembaga benar-benar paham bagaimana mekanismenya sesuai ketentuan syar'i maupun ketentuan kebijakan Pemkab setempat yang tidak lain adalah bertujuan demi kemaslahatan ummat khususnya di wilayah kabupaten Pulang Pisau ini," tutup Khairil Anwar.[manan]
loading...
TAG