Antisipasi DPT Liar, KBO Polda Kalsel dan Polsek Kapuas Timur Wastor di Perbatasan

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Mengantisipasi terjadinya penambahan pemilih yang tak sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tepat pada hari pencoblosan Pileg dan Pilpres, Rabu (17/4/2019), personel gabungan Polsek Kapuas Timur dan Kaur Bin Ops (KBO) dari jajaran Polda Kalsel melakukan pengawasan dan monitoring (Wastor).
Kegiatan ini untuk memonitor arus lalu lintas di wilayah perbatasan antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, bertempat di Mako Polsek Kapuas Timur, yang lokasi tepat berada di wilayah perbatasan Km 14 Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas.
Aparat gabungan terdiri dari BKO Sabhara Polda Kalsel, AKBP Totoes SW didampingi AKBP Joko Sumantri, Kasubdit Dalmas Polda Kalsel, AKBP Samno.
Sedang dari jajaran Polsek sendiri diikuti langsung oleh Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Siti Rabiyatul Adawiyah didampingi Kanit Provost Polsek Kapuas, Timur Ipda Johansyah dan jajarannya serta Anggota Raider 631 Antang Palangka Raya.
"Ini dilakukan pengawasan dan monitoring terhadap arus lalu lintas dari arah Kalteng ke Kalsel begitu juga sebaliknya arus lalu lintas dari arah Kalsel ke Kalteng," ucap Iptu Siti Rabiyatul Adawiyah di sela kegiatan itu, Rabu (17/4/2019).
Terlebih, menurut Kapolsek ini penting dilakukan, untuk mengantisipasi terjadinya pertambahan jumlah pemilih yang tidak sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sesuai di wilayah hukum Kalteng dan Kalsel.
"Jadi ini dilaksanakan juga salah satunya sebagai bentuk upaya dalam menyukseskan Pemilu 2019, agar tertib dan lancar," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG