Temui Konstituennya, Politisi Golkar Ini Tampung Aspirasi Warga Panamas

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Hadir langsung di tengah-tengah masyarakat untuk mengetahui apa saja yang menjadi keluhan dan keinginan konstiuennya dilakukan Ir. Suwanto E Sumen.
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas dari daerah pemilihan (Dapil) II, Kecamatan Selat ini melakukan reses perorangan di Kelurahan Panamas, Kecamatan Selat, belum lama tadi.
Legislator partai Golkar ini bertatap muka juga berdialog secara langsung dengan masyarakat setempat.
Suwanto mengatakan, usulan yang paling krusial dan mendasar dari hasil reses perseorangan di Kelurahan Penamas, adalah agar lahan sawah dengan luasan lebih kurang 400 hektare segera dilakukan perubahan status kawasan dalam RTRWK Kabupaten Kapuas, dari status hutan lindung menjadi status lahan pertanian atau persawahan.
"Sebab fakta di lapangan bahwa lahan tersebut telah digarap masyarakat sebagai sawah sudah puluhan tahun," kata Suwanto, Senin (11/3/2019).
Dilanjutkannya, pada saat masyarakat mengusulkan adanya pembuatan atau perbaikan saluran dan cetak sawah untuk meningkatkan kualitas lahan guna meningkatkan produksi, pemerintah tidak bisa memasukan program tersebut sebab terkendala status kawasan lahan tersebut adalah hutan lindung.
"Hal ini sangat merugikan masyarakat karena mereka adalah petani yang usahanya sangat bergantung kepada lahan garapan tersebut," jelas Suwanto.
Di Kelurahan Penamas ini, dirinya juga menampung usulan rehabillitasi atau perbaikan jalan usaha tani yang sekaligus menjadi jalan utama di Panamas.
Selain itu usulan lapangan sepakbola, pengadaan kendaraan pemadam kebakaran, jalan menuju alkah atau pekuburan, perbaikan jembatan serta perbaikan Langgar Nurul Taqwa di RT 09 Kelurahan Penamas.
"Harapan kami selaku wakil rakyat mewakili daerah setempat agar sejumlah usulan ini bisa masuk menjadi skala prioritas pemerintah daerah dalam pembangunan,"  kata Suwanto.
Dirinya pun berjanji akan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi warga di sana, agar harapan masyarakat Penamas dapat direalisasikan.[zulkifli]
loading...
TAG