Mulut Berbusa, Pemuda Pangkoh Ini Diduga Tewas Keracunan

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Hendra Kurniansyah (22), warga jalan Ngabe Bira RT 003, Desa Pangkoh Hilir, Kabupaten Pulang Pisau ditemukan tewas di sebuah barak kosong milik Obil di jalan Trans Kalimantan Bahaur - Palangka Raya, RT 06 Desa Gohong, Pulang Pisau.
Korban diduga tewas akibat keracunan pada Senin (11/3/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.
Dari keterangan polisi yang berhasil dihimpun kabarkalteng.com, bermula ada dua orang pengendara motor R 15 yang singgah di sebuah warung yang diketahui milik Lisa alias Mama Herman.
Saat itu, salah satu dari pengendara itu (korban) meminta tolong kepada pemilik warung (Lisa) dengan bahasa daerah, yaitu Duhup Aku (Tolong Aku). Diketahui korban pada waktu itu tengah mengalami sakit perut.
Selanjutnya teman korban bernama Damai memberitahukan bahwa korban saat itu sedang sakit perut mulai dari tadi malam (malam Seninnya). Lalu keduanya duduk di depan warung tersebut.
Sekitar 10 menit berlalu, kemudian korban berjalan masuk ke dalam rumah yang diketahui milik Resiani yang bersebelahan dengan warung milik Lisa.
Sehabis menyebelah ke rumah itu, lalu korban berbaring sembari melepaskan pakaiannya sendiri. Dengan kondisi terlentang, korban ditemukan mengeluarkan busa dari mulutnya. Melihat kondisi itu, lalu Damai yang merupakan temannya itu lari meninggalkan korban seorang diri di rumah warga.
Sampai pada akhirnya pemilik rumah mengabarkan kejadian itu kepada warga lainnya, dan warga lainnya berdatangan untuk melihat kondisi korban yang saat itu mulutnya tengah mengeluarkan busa.
"Warga sudah berupaya ditolong warga sekitar dengan memberikan susu putih kental, namun korban saat itu tidak dapat meminum susu tersebut, hingga melintas seorang petugas kesehatan, dan dipanggil oleh warga untuk memeriksa kondisi korban. Dan setelah diperiksa petugas, ternyata korban sudah meninggal dunia," kata AKBP Siswo Yuwono BPM melalui Kapolsek Kahlir, Iptu Sugiharso, Selasa (12/3/2019) mengabarkan kepada awak media.
Sementara, dari kejadian itu pihak kepolisian yant ditangani Polsek Kahlir berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, berupa perlengkapan korban seperti pakaian lengkap.
"Untuk langkah-langkah yang sudah kita lakukan ialah melakukan olah TKP, memeriksa saksi - saksi, melakukan Visum Et -Revertum mayat, dan Lidik lebih lanjut," ucap Sugi, begitu sapaan akrab perwira balok dua di bahunya itu.[manan]
loading...
TAG