Lewat Legislator Ini, Penyewa Pertokoan Blok C Mengeluh Kemahalan

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Sejumlah penyewa pertokoan blok C di pasar Danu Mare, Jalan A Yani Kapuas mengeluhkan tingginya nilai pada tarif sewa pakai pertokoan di lantai II yang rata-rata disewa para pelaku jasa penjahit pakaian.
Pertokoan itu sendiri dikelola Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas, melalui Badan Penerima Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), untuk tarif sewanya dinilai cukup besar dan memberatkan.
Adanya hal ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas H Wahyu Dinata meminta kepada Pemerintah Daerah melalui Badan Penerima Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kapuas untuk meninjau kembali tarif sewa pertokoan lantai II Pasar Blok C tersebut.
"Dari keterangan yang kami dapatkan, para penjahit yang menyewa toko tersebut keberatan dengan harga sewa toko yang terlalu besar, karenanya kami berharap ada kebijakan dari Pemerintah Daerah untuk meninjau kembali tarif sewa tersebut," ucap H Wahyu Dinata, Rabu (13/3/2019) ditemui diruang kerjanya.
Menurut politisi Partai NasDem ini, kenapa perlu pengurangan harga sewa toko, karena posisi toko tersebut di atas (lantai II), sehingga pertokoan di atas itu tentunya tidak seramai dengan toko yang di bawahnya.
Sedangkan nilai sewa blok C untuk lantai dasar sebesar Rp30.000 per meter,  sementara lantai atasnya yang diisi oleh para pelaku jasa penjahit pakaian dengan nilai Rp25.000 per meter kuadratnya.
Mengingat, sepinya pemberi jasa jahit pakaian di lokasi tersebut menjadikan beban bagi mereka untuk itu mereka memohon keringanan dari Rp25.000 menjadi Rp20.000 per meter kwadratnya.

"Mereka ini kan penjahit langganan, kemudian posisi toko di atas, jadi setiap waktu tidak serta merta ada orang menjahit, kalau posisi di bawah kan banyak orang lewat dan melihat,"  terangnya.
Lanjut legislator dapil Kecamatan Selat ini, apabila tetap bersikukuh diberlakukan tarif tersebut, maka kemungkinan pertokoan itu tak akan disewa mereka.
"Toko itu sudah penuh disewa penjahit, jika harga sewanya tidak turun ada dua penyewa yang akan mundur," kata anggota DPRD Kapuas ini.
"Kami berharap harga sewa tokonya bisa ditinjau lagi, agar penjahit di sana tetap menyewa. Karena apabila toko di atas tersebut tetap disewa maka pendapatan asli daerah dari sektor pajak dan retribusi tetap ada," pungkas Wahyu.[zulkifli]
loading...
TAG