Dandim 1011 Kapuas Tegaskan TNI Harus Jaga Netralitas dalam Pemilu

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Mendukung pelaksanaan pesta Demokrasi Pemilu 2019 agar berjalan aman dan damai, Komandan Kodim (Dandim) 1011 Kapuas menegaskan kepada seluruh anggota dan jajarannya untuk menjaga netralitas.
Untuk itu digelar kegiatan pembinaan netralitas TNI dalam Pileg dan Pilpres Pemilu 2019 di wilayah Kodim 1011/Kuala Kapuas (Klk)  di Aula Makodim 1011/Klk, Kamis (14/3/2019).
Kegiatan ini tema; melalui pembinaan netralitas TNI dalam Pileg/Pilpres, kita wujudkan profesionalisme TNI dengan bersikap netral dalam penyelenggaraan pemilu baik Pileg maupun Pilpres dan senantiasa mendukung suksesnya penyelenggaraan pemilu yang luber dan jurdil di seluruh wilayah NKRI.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1011/Klk, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono SIP mengingatkan anggotanya untuk memegang teguh netralitas TNI dalam Pemilu tahun ini.
"Hal ini sudah tertuang dalam Undang-Undang RI Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI. Disebutkan pada pasal 2 antara lain ditegaskan bahwa; Tentara Profesional adalah tentara yang tidak berpolitik praktis," ucap Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono.
Dilanjutkannya, netral berarti tidak berpihak, tidak ikut atau tidak membantu salah satu pihak. Netralitas TNI itu bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis.
"Jadi saya tekankan untuk para Babinsa agar dipedomani hal tersebut karena mereka adalah tangan-tangan saya di wilayah-wilayah. Apabila terdapat pelanggaran dalam Pemilu, tindakan Babinsa adalah segera melaporkannya kepada Bawaslu," jelasnya.
Ditambahkannya, TNI harus menambah sikap netral dan tidak terjebak dalam kegiatan politik praktis dan politik partisan.
"Netralitas TNI harus selalu ditunjukan oleh setiap prajurit pada setiap tahapan pelaksanaan Pemilu," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG