Waspada DBD, Dinkes Pulpis Ingatkan Warga Jaga Kebersihan

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Masyarakat Kabupaten Pulang Pisau kembali diimbau untuk mewaspadai berbagai penyakit berbasis lingkungan pada musim hujan seperti sekarang ini, salah satunya adalah penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Begitu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pulang Pisau, dr Muliyanto Budihardjo, kepada wartawan media ini, Sabtu (2/2/2019) melalui via telepon selulernya.
Menurutnya, penyakit yang disebabkan demam berdarah menjadi salah satu penyakit berbahaya yang ditransmisikan oleh nyamuk. Dengue banyak tersebar di daearah urban yang cenderung kumuh, subur dan dan daerah pinggiran.
Sebuah penelitian, lanjut dr yang juga merangkap sebagai Plt Dirut RSUD Pulang Pisau itu, daerah tropis dan subtropis menjadi salah satu lingkungan yang tepat untuk berkembangnya nyamuk dengue.
"Daerah dataran rendah endemis juga memiliki potensi kemunculan penyakit DBD setiap tahunnya. Jadi, kita minta kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit demam berdarah ini," ucapnya.
Mulai akhir 2018 lalu, terang dr Mul begitu sapaan akrabnya, di Pulang Pisau ada sejumlah pasien yang dirawat di RSUD dan beberapa puskesmas. Hingga sampai saat ini masih memiliki dugaan sementara DBD (suspect).
Oleh karena itu, tambahnya Dinkes setempat meminta kepada masyarakat Bumi Handep Hapakat ini, agar segera melakukan pemeriksaan ke puskesmas setempat, jika anaknya menderita demam selama satu hingga dua hari masih belum turun-turun. Hal tersebut, tentunya guna menghindari kemungkinan terburuk akibat terdampak virus dengue.
"Pihak puskesmas di delapan kecamatan yang ada di Wilayah Pulpis terus pro aktif melakukan konseling dan terus memantau perkembangan melalui tim survey land yang melaporkan ke Dinkes," ungkapnya.
Kembali, dirinya meminta masyarakat untuk bersihkan lingkungan terutama got atau selokan yang berpotensi tempat sarang dan berkembangbiaknya nyamuk demam berdarah, serta melakukan 3 M yakni menguras menutup dan mengubur barang-barang yang dapat menjadi pertumbuhankembangan nyamuk aedes agypty.
"Kiranya imbauan ini terus kami sampaikan, agar masyarakat Bumi Handep Hapakat aman dari serangan penyakit dengue. Intinya jaga kebersihan lingkungan sekitar, dalam upaya menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan tentunya," begitu pesan dr Mul seraya mengakhiri perbincangan.[manan]
loading...
TAG