Petugas Puskesmas Jenguk Nenek Mursidah Penderita Kanker

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Petugas Puskesmas Pulang Pisau, Senin (4/2/2019) melakukan kunjungan rumah ke salah seorang warga Pulang Pisau yang diagnosa dokter mengidap penyakit Kanker.
Diketahui, warga yang mengidap kanker itu bernama Mursidah atau Nenek Mursidah, perempuan yang lahir 62 tahun silam, berlamat di Jalan Panunjung Tarung, samping POM Bensin, Kota Pulang Pisau.
Kunjungan rumah oleh petugas Puskesmas tersebut merupakan salah satu upaya pendekatan diri pihaknya kepada masyarakat sekitar, dan sekaligus sebagai bentuk perhatian dalam pelayanan kesehatan.
"Kunjungan kita ini untuk melihat kondisi Nenek Mursidah yang sebelumnya hasil  diagnosa pihak RSUD Pulpia mengidap Kanker Tumor Dinding Dada. Namun, setelah dicek di Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangka Raya, Nenek Mursidah dikatakan mengidap Kanker Payu Dara," ucap Petugas Kesehatan Puskesmas Pulang Pisau, Pinapanduwinata, S.Kep, didampingi rekannya Susi Kustiah, SKM menyampaikan kepada media ini.
Dalam kunjungan itu, pihaknya juga mengajak kepada Nenek Mursidah untuk melakukan pengobatan intensif. Mengingat, katanya, penyakit yang diderita Nenek Mursidah secara kasat mata sudah parah, sehingga diperlukan perawatan dan pengobagan lebih mendalam.
"Kita lihat, benjolan dibagian dada sebelah kiri Nenek Mursidah sudah sangat besar, dan mengeluarkan nanah dan darah. Jadi, perlu perwatan lebih intensif," katanya.
Salah satu, upaya pengobatan Nenek Mursidah ini, tambahnya, disarankan untuk kemoterapi, agar dapat membunuh sel-sel kanker yang menggorogoti Nenek Mursidah.
"Kita sarankan untuk penyakit jenis kanker ini dengan metode kemoterapi," ucapnya.
Namun sangat disayangkan, mendapat ajakan tersebut, Nenek Mursidah memilih untuk berobat secara herbal, dengan alasan dirinya merasa tidak mampu menjalani metode kemoterapi.
Melihat hal tersebut, tentunya membuat petugas tidak banyak pilihan. Meski demikian pihak terus berupaya mensupport Nenek Mursidah, agar tetap kuat menghadapi penyakit yang dideritanya.
"Kunjungan kita tadi pada intinya menyarankan Nenek Mursidah untuk melakukan pengobatan dengan kemoterapi. Tapi karena yang bersangkutan memilih untuk menjalankan pengobatan secara herbal, maka kita tidak dapat memaksa hak seseorang, karena yang menentukan pilihan yang bersangkutan," tuturnya.
Sementara, diketahui Nenek Mursidah mengidap penyakit tersebut semenjak empat bulan terakhir ini.
"Mulanya, di dada ibu sebelah kiri ada benjolan kecil, namun lama-kelamaan sampai saat ini makin membesar," kata Budi yang merupakan anak tertua dari Nenek Mursidah menyampaikan kepada awak media ini.
Budi menambahkan, kondisi ibunya saat ini memang makin melemah, namun dirinya berkeyakinan, Tuhan tahu yang terbaik buat hambanya.
"Yang pastinya saya berharap ibu dpaat kembali sehat seperti sediakala, meski ibu tidak mau untuk menjalani kemotarapi yang disarankan pihak Puskesmas, karena ini menjadi keputusan ibu," terang Budi dengan raut sedih.[manan]
loading...
TAG