Mario: Dana Desa Bukan untuk Dibagi-bagi, Semua Lembaga Harus Laporkan Kegiatan

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Camat Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Mario A'an, menegaskan agar seluruh lembaga di setiap desa yang menerima bantuan pendanaan dari ADD dan DD, untuk benar-benar aktif berkegiatan dan membuat laporan pertanggung jawaban.
Hal ini, disampaikan oleh Mario A'an, saat melaksanakan Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Mabuan, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel, Senin (4/2/2019).
Dalam kesempatan itu, Mario mengingatkan, agar Pemerintah Desa, jangan terlalu mudah memberikan dana hibah yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), kepada lembaga-lembaga yang ada di desa, apalagi yang merupakan lembaga bukan milik desa.
Sebabnya, ditegaskan Mario lagi, ADD dan DD, adalah pendanaan yang ditujukan untuk membangun fasilitas dan pemberdayaan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa, bukan untuk dibagi-bagi cuma-cuma.
"Saya minta semua lembaga tambahan di desa, yang menerima hibah, baik untuk operasional dan lainnya, harus benar-benar aktif dan membuatkan laporan kegiatannya untuk pertanggung jawaban. Dana ADD dan DD bukan untuk dibagi-bagi, harus benar-benar ada kegiatannya!" tegasnya.
Hal ini, sengaja disampaikan oleh Mario, pasalnya di Kecamatan Dusun Selatan, banyak ditemukan beberapa contoh lembaga tambahan di desa seperti, FKPM, Pokmaswas, PKK, DAD dan lainnya, diketahui menerima bantuan hibah operasional, namun ternyata lembaga yang bersangkutan tidak aktif, alias tidak ada berkegiatan apa-apa.
"Kita tidak mau, semua lembaga tambahan ini, hanya menerima dana bantuan tapi tidak berkegiatan, dan ingat jangan ada laporan kegiatan fiktif!," ingatkan Mario.[tampetu]
loading...
TAG