KPU Empat Kabupaten DAS Barito Gelar Koordinasi dengan KPU Provinsi

Print Friendly and PDF
BUTOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah, melaksanakan rapat koordinasi bersama seluruh anggota KPU dari Kabupaten Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Minggu (10/2/2019).
Bertempat di Aula KPU Barito Selatan, KPU Provinsi Kalteng bersama dengan KPU Murung Raya, KPU Barito Utara, KPU Barito Selatan dan KPU Barito Timur, mengadakan rapat koordinasi jelang Pileg dan Pilpres serentak tahun 2019.
Ditemui di sela kegiatan, anggota KPU Provinsi Kalteng, Wawan Wiratmaja, mengatakan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana KPU dari empat Kabupaten di DAS Barito ini, sudah melaksanakan pendataan ulang Daftar Pemilih Tetap (DPT) di masing-masing Kabupateng, yang berpotensi pindah tempat pemilihan.
Hal ini, dijelaskan oleh Wawan, guna menjaring data riil mengenai daftar pemilih yang berpotensi memilih di tempat lain, meskipun sudah terdaftar di DPT asal. Contohnya seperti pemilih yang bekerja di perusahaan-perusahaan dan mahasiswa, agar tidak kehilangan hak suara mereka nantinya.
"Kegiatan hari ini berkaitan dengan pendaftaran pemilih, khususnya tentang pemilih yang terdaftar dan nantinya harus melaksanakan proses pindah memilih, contohnya pemilih yang berada di perusahaan atau mahasiswa, atau kelompok-kelompok (orang) yang pada saat pemilihan suara nantinya, tidak berada di tempat dia terdaftar," jelasnya.
Lebih lanjut, terkait dengan hal itulah, KPU Provinsi meminta agar seluruh KPU Kabupaten dan Kota, agar lebih teliti dan selektif dalam melakukan pendataan.
Sebab, berdasarkan Peraturan KPU, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pemilih yang berpotensi pindah tempat memilih, yakni pemilih harus terdaftar di tempat asalnya.
Pemilih kemudian bisa membuktikan dengan menunjukan fotocopy KTP Elektronik kepada KPU Kabupaten/Kota, agar bisa dikonfirmasi kebenaran sudah atau belumnya pemilih terdaftar dalam DPT di tempat asalnya, apabila kemudian alasan pemilih masuk dalam salah satu kriteria yang sudah ditentukan, maka pihak KPU berhak memberikan Kertas A5, sebagai tanda bahwa pemilih boleh melakukan pemilihan di tempat yang sudah ditentukan oleh KPU.
"Syaratnya adalah, mereka (pemilih) harus menunjukan potocopy KTP-El yang nanti akan dilakukan pemeriksaan oleh KPU Kabupaten/Kota, untuk dicek dulu mereka benar tidak sudah terdaftar di tempat asalnya. Apabila benar, KPU akan mengkonfirmasi apa alasan dari pemilih sehingga pindah tempat memilih, kalau alasannya masuk dalam salah satu kriteria tidak memilih, yakni bekerja di luar daerah, kemudian menempuh pendidikan, atau bertugas pada saat hari pemungutan suara, nanti kita akan berikan surat A5 agar yang bersangkutan bisa memilih di tempat yang sudah ditentukan," paparnya.[tampetu]
loading...
TAG