Kapuas Gagal Raih Adipura, Baihaqi: Ini Momentum Evaluasi Bersama

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, H Baihaqi, Kamis (14/2/2019) mengatakan, gagalnya Kabupaten Kapuas meraih Adipura untuk kali kedua mesti menjadi bahan evaluasi perbaikan, dan tetap tak mengendorkan semangat membangun Kapuas yang lebih bersih dan tertata.
Menurutnya, untuk raihan Adipura sebenarnya tidak semata tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi peran serta dan dukungan masyarakat juga sangat penting dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
"Kebersihan lingkungan itu merupakan tangung jawab bersama, jadi bagaimana menciptakan kesadaran itu bukan dari paksaan," kata H Baihaqi.
Dinas terkait, lanjutnya, harus memiliki metode dan strategi strategi dalam pencapaian tujuan meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan terdekatnya.
"Mari menggelorakan kebersihan lingkungan, untuk masyarakat itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari," imbuh Politisi PKB tersebut.
Lebih jauh Ketua Praksi PKB ini mengatakan, pemerintah daerah merupakan mediator pendukung sarana prasarana.
"Namun kembali pada masyarakat agar terbangun kesadaran membangun lingkungan yang bersih dan sehat," pungkas Wakil Ketua Komisi III DPRD Kapuas ini.
Terpisah, Kepala Dinas PUPRPKP, melalui Kabid Pertamanan dan Kebersihan, Isnaeni ST MT mengungkapkan, langkah ke depan pihaknya tetap berupaya secara optimal dalam pengelolaan sampah.
"Baik dari pola pengumpulan, pengambilan, pengangkutan pilah dan proses akhir," ucap Isnaeni.
Selain itu, pihaknya juga berupaya memaksimalkan pengelolaan dengan mengimbau warga lingkungan tingkat RT untuk bisa mengelola sampah secara swadaya.[zulkifli]
loading...
TAG