Jalan Penghubung 10 Desa Rusak Berat, Warga Minta Penanganan Sementara

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Curah hujan yang tinggi belakangan ini tampaknya turut memperparah kerusakan sebagian jalan eks LPG atau biasa disebut jalan Sambu yang berada antara Desa Bentuk Jaya A5 dan Desa Sumber Agung A2 di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalteng.
Terlebih intensitasnya curah hujan yang tinggi saat ini membuat genangan air bercampur lumpur hingga kerap membuat pengguna sepeda motor terjatuh.
Suryani (48), satu warga Desa Rawa Subur C3 mengungkapkan, jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer tersebut merupakan satu-satunya akses bagi puluhan desa untuk menuju Kota Kapuas.
"Sulit untuk dilewati motor roda dua, karna kondisi becek dan dengan kubangan lumpur, bahkan mobil hampir tak bisa melintas pada saat musim penghujan," ungkap Suryani, warga Desa Rawa Subur, yang kerap melintas jalan tersebut, Selasa (5/2/2019).
Warga sekitar, lanjutnya, mengharapkan adanya upaya penangan sementara dari pihak terkait.
"Harapan kita ada penanganan sementara jalan digreder dari endapan-endapan lumpur dan rumput yang tumbuh subur di kiri kanan jalan bisa dibersihkan juga," harapnya.
Terpisah, Lawin, anggota DPRD Kapuas, Selasa (5/2/2019) membenarkan adanya kerusakan ruas jalan tersebut.
"Iya kondisi jalan rusak berat, ini sedang melintas di A2, nanti saya hubungi kembali," kata Lawin, saat dikonfirmasi melalui telepon selular.
Sebelumnya, Randu Ramba, Camat Dadahup, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa jalan eks PLG itu merupakan status jalan provinsi.
"Iya itu jalan status provinsi " jawab Ramba singkat beberapa waktu lalu.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak Dinas terkait belum dapat dihubungi untuk dimintai tanggapannya.[zulkifli]
loading...
TAG