Gunakan Drum Bekas, Honda HRV Dievakuasi dari Sungai Kapuas

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUS - Pasca jatuhnya sebuah mobil saat hendak naik ke kapal feri penyebrangan di Desa Sei Pitung Kecamatan Kapuas Barat (Mandomai), Jumat (8/2/2019), tim gabungan evakuasi pun bergerak.
Sebelumnya mobil itu sempat tenggelam di dasar Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas. Setelah dilakukan pencarian, mobil yang dikemudikan Sumugi (38) kini sudah berhasil ditemukan tim gabungan dari polisi, TNI dan warga setempat.
Camat Kapuas Barat, Deny Harsono, Sabtu (9/2/2019) mengatakan, pencarian keberadaan mobil nahas itu sempat kesulitan, karena berubah dari posisi awal terceburnya sebab diduga terbawa arus sungai yang cukup deras.
"Sudah ditemukan, saat ini masih dalam proses pengangkatan mobilnya, dengan menggunakan pelampung drum," kata Camat Kapuas Barat, Deny Harsono, dihubungi via sambungan selular.
Dia menuturkan, lokasi ditemukannya mobil itu sekitar 100 meter bergeser dari tempat jatuh semula. Setelah diketahui lokasi keberadaannya, warga setempat dibantu aparat berupaya mengevakuasi menggunakan peralatan tradisional agar dapat diangkat ke daratan.
"Untuk upaya pengangkatan sedang dilakukan dengan menggunakan drum untuk bisa membawa ke pinggir," jelas Deny.
Dalam peristiwa nahas mobil yang bermuatan lima penumpang termasuk sopir tersebut tidak ada korban jiwa dan semuanya selamat.
Sebelumnya Kapolsek Kapuas Barat, Iptu Arif Miftahul Huda membenarkan mobil Honda HRV merah dengan berplat KH 1703 BP, yang dikemudikan Samugi itu berasal dari arah Kuala Kapuas menuju ke Mandomai Kecamatan Kapuas Barat.
"Sesampainya di feri penyeberangan Desa Sei Pitung pada saat mau naik ke feri sopir merasa terlalu pendek landasannya ditambah saat itu hujan lebat sehingga tidak terkontrol mobilnya tercebur kedalam sungai," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG