Belasan Tahun tak Tersentuh Listrik, Begini Kondisi Handil Basirih Darat

Print Friendly and PDF
foto: ilustrasi/net
KUALA KAPUAS - Warga Handil Basirih Darat, Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalteng berharap ada penerangan listrik PLN yang masuk ke daerahnya.
Apalagi sudah belasan tahun mereka belum juga menikmati penerangan listrik.
Kepala Desa Sei Asam, Masrawan membenarkan jika sudah sekitar 15 tahun lamanya warga handil Basirih Darat RT. 08 tak tersentuh penerangan listrik.
Akibatnya, tak hanya masalah penerangan, warga kesulitan mengakses informasi dari luar, berdampak warga sekitar tak betah menetap di sana, hingga membuat sebagian warga berpindah meninggalkan daerah itu.
"Alasan kuat warga yang berpindah, karena tidak adanya listrik di sana," kata Masrawan, Sabtu, (9/2/2019).
Saat ini, lanjut dia, hanya sekitar 32 kepala keluarga (KK) yang masih bertahan menatap di sana. Jauh sebelumnya penduduk di Handil Basirih Darat mencapai ratusan KK, seriing waktu jumlah penduduk disanapun berkurang, karena tak ada penerangan listrik warga disana merasa terisolir.
Sebagai Kepala Desa, dirinya pun turut prihatin atas kondisi tersebut. "Saya merasa kuatir juga, lama kelamaan penduduk terus berkurang," ucap Masrawan.
Daerah itu, lanjutnya, merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan provinsi tetangga, yaitu antara Kabupaten Kapuas, Kalteng, Desa Sei Asam dengan Desa Wana Raya Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan.
"Salah satu upaya, dalam Musrenbang akan kita usulkan agar ada untuk penerangan listrik," imbuhnya.
Pihaknya mengharapkan agar kawasan itu bisa segera teraliri penerangan listrik. Untuk penerangan meskipun telah ada dana desa, namun mengingat banyaknya program desa yang harus dilaksanakan, kebutuhan itu pun belum terpenuhi.[zulkipli]
loading...
TAG