Terdengar Dua Kali Ledakan, Kapal Bermuatan Tabung Gas Elpiji dan Sembako di Kapuas Terbakar

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Sebuah kapal tradisional atau kelotok bermuatan tabung gas elpiji 3 kilogram dan BBM bensin serta bermuatan sembako terbakar di peraiaran sungai Kapuas, tepatnya di RT. 08, Desa Handil Selat Simin, Kecamatan Pulau Petak, Selasa (29/1/2019) sekitar pukul 20.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, Abdul Rakhim, pemilik kapal mengalami luka bakar di kedua belah kakinya. Sedang istrinya Amaliah beserta sang anak Fathul Mubarak yang baru berusia 5 bulan, sempat menyelamatkan diri dengan bercebur ke sungai dan berenang ke tepi.
Kapolres Kapuas, AKBP Tejo Yuantoro, melalui Kapolsek Pulau Petak, Iptu Catur Winarno membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
"Benar, ada kejadian kebakaran sebuah kapal kelotok bermuatan tabung gas elpiji 3 kilogram sebanyak 30 biji, dan bensin sebanyak 5 jerigen, serta bermuatan bahan sembako," bebernya.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, meski sempat terdengar bunyi ledakan sebanyak dua kali pada peristiwa kebakaran kapal yang terbuat dari bahan kayu itu
Kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa kebakaran itu diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Sementara untuk penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian setempat.
Menurut Rizky, petugas Rescue 506, barisan pemadam kebakaran, yang berada di lokasi kejadian mengatakan, respon cepat petugas barisan pemadam kebakaran dengan cepat berdatangan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api tersebut.
"Kebakaran kapal membawa gas elpiji, api sudah dapat dipadamkan, kalau ada rekan-rekan dari Kapuas yang ingin meluncur tolong ditahan dulu, api sudah dapat dikuasai," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG