Terdakwa Tabrak Lari Sempat Titipkan Mobil di Rumah Warga

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Sidang perdana kasus tabrak lari yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Barito Timur, Trisna Andrilawitni, sebagai terdakwa, terungkap bahwa pelaku sempat menitipkan mobil yang digunakan pada saat kejadian di rumah salah satu warga di Desa Lembeng, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan.
Hal ini, terungkap, berdasarkan dari keterangan salah satu saksi, yakni Imanuel, warga Desa Lembeng, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel.
Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Leo Sukarno SH dan Hakim Anggota, Agustinus SH dan John Ricardo SH, saksi mengaku bahwa terdakwa pada Jumat (19/10/2018), didatangi oleh tetangganya yang dikenal dengan panggilan mama Sasa.
Kedatangan tetangganya tersebut, dikatakan oleh Imanuel, adalah untuk mengantar temannya yakni terdakwa, bertujuan untuk menitipkan parkir mobilnya di halaman rumah milik saksi.
"Dia (terdakwa) datang bersama mama Sasa, nitip mobil pagi hari, karena halaman saya luas jadi bisa buat parkir," ceritanya.
Mobil Mitsubishi Pajero Sport warna Silver dengan Nomor Polisi DA 178 FP, yang merupakan mobil terdakwa yang digunakan pada saat kejadian, dititipkan di tempat saksi Imanuel, sudah dalam keadaan rusak di bagian depan mobil.
Mobil tersebut, kemudian diambil oleh kedua orang laki-laki yang tidak dikenal oleh saksi, pada sore hari di hari yang sama.
"Mobil itu, kemudian diambil sorenya oleh dua orang laki-laki yang saya tidak kenal, keadaanya pada saat dititipin sudah mengalami kerusakan pada bagian depan mobil. Saat ditanya kenapa rusak itu, terdakwa menjelaskan bahwa dia habis menabrak jembatan, tapi tidak dijelaskan dimana, saya juga tidak tahu," sebutnya dihadapan Hakim.
Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Barsel, Agung Cap Prawarmianto SH, dalam pembacaan dakwaannya, menyatakan bahwa diketahui terdakwa terbukti melanggar tindak pidana, dalam kejadian tabrak lari, yang melibatkan terdakwa, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Seperti kronologis yang dibacakan oleh Agung, dan sesuai hasil oleh TKP, diketahui bahwa mobil terdakwa yang dari arah Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, bertabrakan dengan sebuah sepeda motor merk Smash Titan dengan Nopol KH 2272 DE, di Km.20, Jalan Sukarno-Hatta, Desa Mangaris, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel, Jumat (19/10/2018) lalu.
Tabrakan tersebut, menyebabkan korban yang mengendarai sepeda motor, merenggang nyawa di TKP. Dari TKP itu pulalah, Jajaran Satlantas Kepolisian Resort (Polres), menemukan barang bukti berupa pecahan bamper mobil dan merk dagang Mitsubshi yakni tiga berlian.
Kejadian nahas tersebut, diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.15 dini hari, korban ditemukan oleh masyarakat di TKP, dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Sidang yang dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB tersebut, selain pembacaan dakwaan oleh JPU, juga menghadirkan empat orang saksi, yakni Imanuel, Samberto, Damayanti dan Juma Hawini.[tampetu]
loading...
TAG