Tenggak Miras Oplosan, Dua Warga di Dadahup Meregang Nyawa

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Dua warga Kecamatan Kapuas Murung, Dadahup, yakni Yongki (32) warga Desa Dadahup dan Padli (38) warga Desa Sumber Alaska, tewas meregang nyawa. Keduanya diduga usai menenggak minuman keras (miras) oplosan.
Kapolres Kapuas, AKBP Tejo Yuantoro, melalui Kapolsek Kapuas Murung, Iptu Subandi, SH, Rabu (30/1/2019) mengatakan, kejadian itu terjadi di dua tempat yang berbeda.
"Keterangan istri Yongki, pada Senin, 28 Januari 2019, sekitar pukul 07.00 WIB di rumahnya sendiri meminum alkohol yang dicampur dengan suplemen kuku bima," beber Kapolsek.
Dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, lanjutnya, Yongki mengeluh sakit kepala dan muntah-muntah serta sakit perut, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Kapuas, nahas tak dapat tertolong Yongki dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (30/1/2019) dimakamkan pada hari itu juga.
Sementara itu, korban atas nama Padli berdasarkan keterangan istri, almarhum meminum alkohol dan pada saat pulang ke rumah terjatuh mengalami luka pada bagian muka.
"Tapi saat itu korban tidak ada sakit dan sehat seperti biasanya," imbuh Iptu Subandi.
Rabu, dini hari 30 Januari 2019 sekitar pukul 03.00 WIB, sambungnya yang bersangkutan mengeluhkan sakit dada, selanjutnya dibawa ke Puskesmas,
almarhum meninggal dunia saat berada di rumah sakit setempat.
"Sebelumnya kepolisian telah melakukan tindakan persuasif bersama tokoh masyarakat, tokoh agama  dan tokoh adat melakukan imbauan akan dampak bahaya  miras oplosan," terangnya.
Selain itu, juga tindakan hukum juga diberikan sanksi tipiring kepada penjual miras oplosan.[zulkifli]
loading...
TAG