Simulasi: PPH Kodim 1011 Pukul Mundur Pendemo Anarkis

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Pasukan Huru Hara (PHH) TNI Kodim 1011 Kapuas, berhasil memukul mundur massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu.
PHH terpaksa diturunkan setelah sebelumnya sejumlah massa memprotes ketidakpuasan hasil Pemilu. Massa semakin brutal dan mencoba menembus barisan aparat TNI yang menggunakan peralatan pengamanan PHH lengkap, tameng pelindung dan tongkat.
Kejadian merupakan simulasi, di mana para personel memeragakan gerakan formasi barisan teknik untuk menghadang massa jika terjadi aksi anarkis pada saat Pileg dan Pilpres nantinya.
Aksi Simulasi ini berlangsung di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas, Senin (28/1/2019) sore.
Komandan Kodim 1011 Letkol Kaveleri Bambang Kristianto Bawono, melalui Pasi Ops, Kapten Infanteri Jufri Warsianta, mengatakan, kegiatan ini merupakan petunjuk dari komando atas, terkait pengamanan Pileg dan Pilpres pada Pemilu 2019.
"Ini dilaksanakan di semua Kodim yang ada dijajaran Kodam XII, untuk mengantisipasi apabila ada massa yang tidak terima hasil Pemilu," kata Pasi Ops kepada awak media, di halaman Koramil kota, usai menggelar simulasi itu.
Saat itu, lanjutnya, digambarkan tidak ada pihak kepolisian, sehingga diturunkan PHH Kodim.
"Ini cara mengatasi massa yang tidak terima, seandainya massa itu nantinya anarkis," jelasnya.
Dalam simulasi itu, 130 personel atau 1 SSK setingkat kompi diturunkan, terdiri dari 100 anggota Kodim 1011 dan 30  personel rider 631 Antang.[zulkifli]
loading...
TAG