Prihatin, Waket DPRD Bartim Besuk Balita Penderita Hidrosefalus

Print Friendly and PDF

TAMIANG LAYANG - Rasa bahagia terpancar dari raut muka kedua orang tua dari balita Kristyano Lefran (7) penderita Hidrosefalus, Riko (27) dan Arsine (33) warga Desa Wuran Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur (Bartim).

Itu setelah pada 31 Desember 2018 lalu, buah hati mereka menjalani operasi yang pertama di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin untuk mengeluarkan cairan yang ada di kepala balita tersebut dan berhasil dengan baik.

Kabar suka cita tersebut disampaikan oleh Waket DPRD Bartim, Arianto Muler ST MM kepada kabarkalteng.com, Senin (7/1/2019) yang mana dirinya beserta istri berkesempatan menjenguk langsung kondisi balita tersebut ke rumah sakit.

Arianto mengabarkan, saat ini kondisi balita berangsur membaik dengan kondisi kepala sudah mulai mengecil dan tidak lagi kejang-kejang seperti awal sebelum dilakukannya operasi.

Hal tersebut dikarenakan sudah terpasangnya selang untuk mengeluarkan cairan yang ada di kepala balita itu.

"Keadaannya lebih baik dari sebelumnya, tapi nantinya akan ada operasi yang kedua. Hal tersebut dikarenakan balita ini (Lefran, red) tidak hanya menderita hidrosefalus tapi juga ada tumor di kepalanya," paparnya.

Wakil ketua DPRD Bartim ini juga mengabarkan, saat ini akan dilakukan terapi selama satu minggu dan setelah terapi pasien diperbolehkan pulang.

Dua bulan kemudian, pasien akan dilakukan operasi yang kedua untuk melakukan pengangkatan tumor yang bersarang di kepalanya.

Lebih lanjut, Arianto mengatakan, dalam kapasitasnya sebagai wakil rakyat dia meminta nantinya kepada Dinas Kesehatan Bartim supaya terus memantau kondisi kesehatan balita tersebut.

"Untuk Dinas Sosial Bartim agar bisa memberikan bantuan secara stimulan dan sembako dalam upaya mengembalikan berat badan balita tersebut agar nantinya siap menjalani operasi yang kedua," tegasnya.[adi]


loading...
TAG