Pemdes Kalahien Juga Sampaikan 60 Usulan

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Selain tiga usulan prioritas, Pemerintah Desa Kalahien, juga menyampaikan sedikitnya 60 usulan kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi.
Usulan tersebut disampaikan oleh Pemdes Kalahien, di dalam kegiatan Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes), yang dilaksanakan di Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan, Selasa (29/1/2019).
Sedikitnya ada tiga usulan prioritas, yang disampaikan oleh Pemdes Kalahien kepada Pemkab Barsel, untuk menjadi dasar pertimbangan agar segera direalisasikan pembangunannya pada tahun 2020 mendatang, yakni penimbunan Jalan Karya Pemula Pasar Desa Kalahien-Padat Karya, pembuatan siring Jalan Padat Karya dan penimbunan Jalan Pemuda.
Dijelaskan oleh Sekdes Kalahien, Jaliansyah, selain tiga usulan tersebut, Pemdes Kalahien juga mengusulkan setidaknya ada 60 usulan, yang diharapkan realisasinya bersumber dari pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tingkat II dan tingkat I.
"Kita sangat berterima kasih kepada Pemkab, dengan adanya kegiatan Musrenbangdes tahun ini, dilaksanakan di Kalahien, semoga semua usulan prioritas kita bisa segera terealisasikan oleh Pemkab dan Pemprov," tukasnya, saat ditemui awak media seusai kegiatan.
Dibeberkan oleh pria asli Desa Kalahien ini lagi, bahwa selain beberapa usulan yang disampaikan kepada Pemkab dan Pemprov tersebut, ada lima usulan lainnya, yakni lanjutan siring Jalan Pemuda, pelebaran dengan cor beton Gang Pasar I, siring Gang Sim-sim Raya, lanjutan cor beton Gang Kinar dan pembuatan jembatan Sungai Masimpun, pendanaannya bersumber dari dana Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).
"Semoga rencana pembangunan ini berjalan lancar dan bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Musrenbangdes, Rudi Gawis ST, mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pemkab untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung.
Menyangkut hal tersebut, Rudi menjanjikan, akan berkoordinasi dengan Pemkab dan seluruh stakeholder terkait, untuk menentukan yang mana saja usulan dalam bentuk skala prioritas, yang akan segera direalisasikan.
"Kita sadar, bahwa dana yang dimiliki daerah kita ini sangat terbatas, jadi bentuk usulan masyarakat harus ditentukan secara benar skala prioritasnya, agar yang mana yang benar-benar dibutuhkan itu yang kita utamakan terlebih dahulu," sebutnya.
Berdasarkan hal itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan dan Pemukiman (DPKP) Barsel ini, juga mengharapkan pengertian dari seluruh masyarakat, agar bersabar apabila ada beberapa usulan yang mungkin belum bisa terealisasi pembangunannya.
"Untuk itu, kita juga berharap agar masyarakat lebih bersabar, karena tidak semua bisa terealisasi sekaligus," pungkasnya.[tampetu]
loading...
TAG