Lapuk, Warga Desa Tanjung Taruna Minta Pemerintah Segera Perbaiki Jembatan Ini..!

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Akses jalan satu-satunya di Desa Tanjung Taruna berupa jembatan sepanjang 470 meter di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau yang dibangun mulai tahun 2013 sampai saat ini masih belum ada perbaikan.
Hal ini, tentunya akan mengganggu aktifitas masyarakat setempat saat melintasi jalan tersebut.
Demikian disampaikan Kepala Desa Tanjung Taruna, Udin Agun, yang ingin desanya juga mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
"Mudahan jembatan Rawa di desa kami ini dapat ditinjau oleh pihak Pemda Pulpis atau dinas terkait. Karena, akses jalan berupa jembatan kayu menuju desa sepanjang 470 meter yang dibangun pada 2013 lalu, dengan kayu balangiran sudah cukup lapuk, terutama dibagian pondasi bawah atau tiang bawah penyangga jembatan (tongkat bawah)," ucapnya kepada media ini.
Diungkapkannya, bahwa sebelumnya pada 2017 lalu, pihaknya sudah mengusulkan kepada Pemda setempat, agar titian jembatan berupa kayu diganti dengan jalan cor beton, dengan harapan dapat di lewati roda empat. Namun, sampai saat ini masih belum ada tindaklanjutnya.
"Dengan itu, saya pribadi mengharapkan, kiranya pemerintah bisa meninjau dan mempertimbangkan terkait hal ini. Sebab, akses jalan ini sangat penting bagi masyarakat," tuturnya mengungkapkan.
Dengan kondisi pondasi jembatan yang sudah mulai lapuk itu, lanjutnya, kebanyakan masyarakat lebih memilih menempuh jalur sungai untuk berpergian dengan menggunakan perahu ces, ketimbang lewat jalan darat mengingat resiko yang ditimbulkan.
Ditambahkannya, hal ini nantinya juga akan berdampak kepada aktifitas dan perekonomian masyarakat yang terkendala akibat akses jalan yang tidak memadai ini.
"Para pengendara roda 2 maupun pejalan kaki saat melintasinya banyak yang merasa was-was, saat melintas dititian jembatan tersebut," tukasnya menutup perbincangan.[manan]
loading...
TAG