Lagi, Satpol PP Kapuas Tertibkan Anak Punk

Print Friendly and PDF

KUALA KAPUAS - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kapuas, Kalteng kembali menertibkan anak "punk" gelandangan dan pengemis yang berkeliaran dalam Kota Kuala Kapuas, Selasa (8/1/2019) sore.

Kepala Satuan Pol PP Kapuas, Drs Yunabut, melalui Ricky AS, Kabid Penegakan Perda mengatakan, pihaknya secara berkelanjutan melakukan penertiban terhadap gelandangan dan pengemis serta anak punk.

Apalagi keberadaan mereka selama ini mengganggu ketertiban umum. Hal tersebut juga guna penegakan aturan yaitu, Perda nomor 5 tahun 2011.

"Penertiban anak-anak punk, pengemis dan pengamen, ini sudah yang kedua kalinya, karna meresahkan dan sudah banyak laporan masyarakat," beber Ricky, kepada kabarkalteng.com di kantor Satpol PP, Jalan A. Yani Kuala Kapuas.

Pada penertiban itu, pihaknya menciduk empat orang anak punk berkeliaran di sekitar kota.

Lebih lanjut, Ricky mengatakan, dari empat orang itu dua di antaranya laki-laki masih warga Kapuas yang berdomisili di Pulau Kupang. Sementara dua orang lainnya adalah perempuan yang menurut pengakuan mereka berasal dari Sulawesi.

"Sebelumnya sudah pernah ditertibkan dan berjanji akan pulang, pengakuannya sempat ke Kota Sampit, dan ini kembali lagi," jelas Ricky.

Menurutnya, anak-anak punk biasa berkeliaran sekitar kota Kapuas, di taman kota, atau sekitar tribun stadion Kapuas, yang mana menjadikan tempat tersebut menjadi kumuh, bau dan kotor.

Tindakan selanjutnya, anak punk tersebut akan dipulangkan sampai perbatasan wilayah Kapuas.

Ditambahkan, Satpol PP Kapuas sebagai penegak Perda tidak menghalangi bagi siapapun yang hendak mencari rezeki di kota Kapuas. Kendati demikian, kata dia ketertiban, dan keamanan masyarakat harus ditaati bersama-sama.[zulkifli]


loading...
TAG