Kuburan Digusur..?, Warga Tuntut Rp5 Miliar Perusahaan Ini

Print Friendly and PDF
TAMIANG LAYANG - Kuburan leluhur milik warga Desa Telang Baru Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur (Bartim) digusur perusahaan PT Senamas Energindo Mineral (PT SEM).
Hal tersebut disampaikan Kades Desa Telang Baru, Syahiman pada awak media selepas mediasi di Aula kantor Polsek Dusun Timur, Rabu (30/01/2019).
Kronologi kejadiannya berawal dari penjualan tanah yang dilakukan oleh salah satu warga ke pihak PT. SEM, sementara di area lahan tersebut terdapat sebelas makam leluhur dari keturunan yang berbeda, dua di antaranya terkena gusur pihak perusahaan.
Syahiman mengatakan, saat ini satu makam hilang atau tergusur dan satu makam tertimbun tanah dan juga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.
Beberapa warga yang merasa emosi akan hal tersebut akhirnya melapor ke pihak Polsel Dusun Timur dengan tuntutan agar pihak PT. SEM melakukan ritual adat pemalasan dan ganti rugi sebesar Rp5 miliar sekaligus permintaan maaf.
"Saya sebagai Kepala Desa berharap agar pihak perusahaan mempertimbangkan tuntutan warga, mengingat makam tersebut adalah makam leluhur dan berdasarkan adat istiadat Dayak. Penggusuran mengakibatkan kerusakan pada makam ini menyalahi aturan adat," tuturnya.
Menyikapi tudingan tersebut, Humas PT. SEM, Wartono membantah kalau pihaknya menggusur makam tersebut. "Makam itu hanya tertimpa pohon pada saat pengusuran," jelasnya.
Wartono melanjutkan, tuntutan untuk melakukan ritual pemalasan akan mereka sanggupi, sementara untuk tuntutan Rp5 miliar tersebut akan mereka laporkan ke pihak manajemen perusahaan.
"Untuk ritual pemalasan nanti akan kita laksanakan, tapi untuk tuntutan sebesar Rp5 miliar kita akan sampaikan ke pihak manajemen perusahaan, karena kalau kita dari Humas tidak mempunyai kewenangan untuk memutuskan hal tersebut," tukasnya.[adi]
loading...
TAG