Jelang Pemilu 2019, Kapolsek dan Camat Kahlir Gelar Deklarasi Damai

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Menghadapi Pilpres dan pileg pada tahun 2019 ini, Polisi Sektor (Polsek) Kahayan Hilir menggelar Deklarasi Damai Ikrar Kebangsaan, Rabu (23/1/2019).
Kegiatan Deklarasi Damai Ikrar Kebangsaan dalam rangka menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan terkendali menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 di Kecamatan Kahayan Hilir.
Kapolsek Kahayan Hilir, Iptu Sugiharso mengatakan, deklarasi damai yang digelar di halaman kantor Kecamatan Kahayan Hilir tersebut diikuti unsur muspika, pimpinan partai, caleg, tim sukses, kades, damang, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, PPK, Panwascam, dan undangan lainnya.
"Yang hadir dalam deklarasi tersebut sekitar 85 orang. Rangkaian kegiatan yaitu pengucapan deklarasi damai oleh peserta upacara, yelyel kebangsaan, dan penandatanganan deklarasi damai," kata Iptu Sugi, begitu sapaan akrabnya menyampaikan kepada media, Kamis (24/1/2019).
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Kahlir juga berpesan agar seluruh lapisan masyarakat wajib ikut serta untuk menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Kahayan Hilir. Artinya, kata Sugi, diharapkan masyarakat jangan terpengaruh dengan berita bohong (Hoax), isu sara baik yang beredar di masyarakat maupun di medsos.
Dan, diharapkannya masyarakat selalu mendukung Polri untuk mengamankan Pileg dan Pilpres 2019, agar tetap aman sejuk dan damai.
"Kalah menang bukan masalah yang penting tali silaturahim tetap terjaga. Alhamdulillah, selama giat berlansung berjalan tertib dan lancar," ungkap Sugi. 
Sementara, pada kesempatan yang sama, Camat Kahayan Hilir, Sugondo dalam sambutan secara lisan mengajak kepada semua pihak baik itu penyelenggara pemilu, panwascam, polri, TNI, desa, kelurahan, tomas toda, toga, pimpinan parpol, maupun para caleg untuk mensukseskan pemilu dan pelpres 2019 dengan damai, aman, lancar, dan kondusif.
"Kita harapkan pemilu tahun ini, jangan sampai ada kampanye hitam tanpa, berita hoak, sara. Tetap setia kepada Pancasila dan NKRI serta jgn sampai ada paham radikalisme dan terorisme," katanya berpesan.[manan]
loading...
TAG