Hore...! Pariwisata di Pulpis Mulai Dilirik Wisatawan Mancanegara

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Kabar gembira bagi Kabupaten Pulang Pisau, di mana kabupaten berjuluk Bumi Handep Hapakat ini mulai dilirik wisatawan mancanegara.
Ketertarikan wisatawan mancanegara dengan Kabupaten Pulang Pisau tentunya difaktori banyaknya destinasi atau tujuan wisata, seperti keberadaan Pulau Salat, Hutan Desa Tangkahen, Bukit Bamba, Rumah Betang Desa Buntoi, Taman Nasional Sabangau, dan Sanggar Tari Sumbu Kurung.
Terkemukanya destinasi wisata di Wilayah Kabupaten Pulang Pisau ini tentunya tidak lepas dari peran serta dari kerja nyata Tim Pokja Percepatan Pembangunan Pariwisata Kabupaten Pulang Pisau.
Dikatakan Pembina Tim Pokja yang juga sebagai inisiator pembangunan percepatan pariwisata di Kabupaten Pulang Pisau, Triono Rahyudi mengaku, pihaknya sangat bersyukur apa yang telah dilakukan Tim Pokja dalam menggerakkan pariwisata sudah mulai membuahkan hasil.
Hal itu terlihat setelah pihaknya menggelar beberapa kali rapat atau pertemuan dengan para pelaku-pelaku wisata. Baik itu pelaku wisata di Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) ataupun pelaku wisata dari luar daerah.
"Alhamdulillah destinasi pariwisata di daerah kita sudah mulai dilirik wisatan mancanegara. Kita juga sudah bertemu langsung dengan direktur Wow Borneo Kalimantan Tour Destination, Gaye Thavisin," ucap Triono Rahyudi, yang juga menjabat sebagai Kajari Pulang Pisau, Senin (28/1/2019) kepada awak media.
Dikatakan Triono Rahyudi, dalam pertemuan tersebut, Geye Thavisin mengungkapkan kegagumannya dengan potensi - potensi wisata yang ada di Kabupaten Pulang Pisau, contohnya seperti keberadaan Pulau Salat, Hutan Desa Tangkahen, Bukit Bamba, Rumah Betang Desa Buntoi, Taman Nasional Sabngau dan Sanggar Tari Sumbu Kurung, serta kerajinan anyaman rotan, dan siap untuk mempromosikannya.
"Dalam waktu tidak terlalu lama ini, yaitu  pada bulan Mei mendatang, pihak wisatawan itu nantinya akan ke Pulang Pisau. Pihaknya juga sudah menyiapkan 2 unit kapal untuk susur sungai," ungkap Trppiono begitu sapaan akrbanya.
Sementara, upaya mendukung kelancaran rencana tersebut, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan, diantarnya sudah melakukan kunjungan ke Rumah Betang Buntoi, Pulau Salat, Hutan Desa Tangkahen dan Sanggar Tari Sumbu Kurung serta Taman Nasional Sebangau Kuala.
Sehingga dengan itu, tambah Triono, dirinya sangat berharap peran serta dukungan pemerintah daerah, dinas dan pihak terkait lainnha, khusus dengan pihak masyarakat dalam upaya mengembangkan pembangunan pariwisata di Bumi Handep Hapakat  dalam rangka mendongkrak Penghasan Asli Daerah (PAD).
"Dengan ini kita harapkan dapat  mendongkrak PAD kita. Dari itu peran seluruh pihak sangat kita harapkan, karena semakin berkembangnya pariwisata, maka semakin besar PAD yang akan didapatkan. Semoga pertumbuhan ekonomi di daerah kita semakin baik dan terus membaik," ungkapnya.[manan]
loading...
TAG