Bawa Sajam, Lelaki Ini Diamankan Polsek Jabiren

Print Friendly and PDF

PULANG PISAU - Kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis belati, Fathullah alias Ulah (34), terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian guna mempertanggubjawabkan perbuatannya.

Fathullah alias Ulah diketahui warga Jalan Tjilik Riwut Rt 009/Rw 004 No 27, Kelurahan Selat Hulu, Kabupaten Kuala Kapuas.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada, melalui Kapolsek Jabiren Raya, Iptu Junedinoto mengatakan bahwa pihaknya dalam melaksanakan giat Cipta Kondisi di depan Pos Polisi Lalu Lintas di Jalan Trans Kalimantan Km 24, Desa Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, pada Sabtu (12/1/2019) sekitar pukul 00.30 Wib.

Dari hasil giat tersebut, terang Iptu Junedinoto, pihaknya telah mengamankan seorang warga Kuala Kapuas, atas nama Fathullah alias Ulah, karena kedapatan membawa sajam saat anggota menggelar razia Cipta Kondisi.

Pria 34 tahun itu diamankan polisi bersama 1 bilah senjata tajam jenis pisau belati dengan panjang 21 Cm, lengkap dengan sarung yang terbuat dari bahan kulit warna coklat.

"Saat anggota kepolisian melaksanakan kegiatan cipta kondisi dengan melakukan rajia kendaraan bermotor, kemudian petugas memberhentikan sebuah kendaraan yang sedang berboncengan,  dan pada saat diberhentikan dilakukan lah pemeriksaan terhadap surat-surat  kendaraan orang dimaksud," katanya.

Selepas itu, lanjutnya, petugas melihat gelagat mencurigakan dari penumpang yang diboncengi. Lalu, petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang kendaraan tersebut, dan saat petugas memeriksa satu buah tas ransel warna hitam merk Air Boss yang dibawanya. Petugas menemukan sebuah senjata tajam jenis pisau dengan panjang ± 21 cm yang terbuat dari bahan besi dengan gagang terbuat dari bahan kayu dan pada bagian gagang terdapat dua buah besi kuningan beserta kumpang yang terbuat dari bahan kulit warna coklat.

"Melihat itu, pelaku langsung kita amankan, kita bawa ke Polsek Jabiren Raya untuk dilakukan proses lebih lanjut," tukasnya.

Sementara, atas kejadian ini pelaku akan dikenakan Pasal yang dipersangkakan, yaitu Pasal 2 ayat (1) Undang Undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951.[manan]


loading...
TAG