Anggota Dewan Pendanaan Kesehatan dan Pendidikan tak Semuanya Fisik

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Ketua Komisi III DPRD Barito Selatan, Idariani, mengharapkan agar pembangunan di sektor kesehatan dan pendidikan tidak seluruhnya digelontorkan untuk membangun fisik.
Harapan ini, disampaikan oleh Idariani, sesaat setelah pelaksanaan kegiatan Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes), yag diselenggarakan di Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Selasa (29/1/2019).
Politikus Parpol Demokrat ini, mengharapkan pengertian dari seluruh masyarakat Barsel, terkait dengan porsi pendanaan sektor kesehatan dan pendidikan yang lebih kecil dibandingkan dengan sektor infrastruktur.
Hal tersebut, disebutkan Ida, dikarenakan dana APBD Barsel, menyesuaikan dengan program pembangunan yang digagas oleh Bupati Barsel, H Eddy Raya Samsuri ST, yakni prioritaskan sektor infrastruktur.
"Sementara ini, anggaran terbesar memang di sektor infrastruktur,  itu seusai dengan program pembangunan yang digaungkan oleh Bupati. Namun hal tersebut, tidak mengurangi dari jumlah sektor kesehatan dan pendidikan yang diatur oleh ketentuan, yakni 10 persen bidang pendidikan dan 20 persen di sektor kesehatan," jelasnya.
Kedepannya, Ida mengharapkan agar pengalokasian dana APBD di bidang kesehatan dan pendidikan, tidak lagi hanya berorientasi kepada pembangunan fisik semata, namun juga mulai mengarah kepada pemberdayaan.
"Sektor pendidikan dan kesehatan, bukan hanya soal sarana dan prasarana, namun juga membutuhkan pemberdayaan. Maka dari itu, kedepannya dua sektor yang kami bidangi ini, bisa nanti mulai berorientasi pendanaannya mengarah kepada pemberdayaan," pungkasnya.[tampetu]
loading...
TAG