Sempat Menghilang, Santo Ditemukan tak Bernyawa

Print Friendly and PDF

PALANGKA RAYA - Sehari semalam menghilang, tepatnya sejak Kamis (6/12/2018) pagi, Santo warga Komplek Bamaraya, Jalan RTA Milono km 3,5 Kota Palangka Raya akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dan mengapung di dalam parit, Jumat (7/12/2018) sore.

Jenazah Santo ditemukan saat warga sekitar yang dibantu anggota Balakar 620 melakukan penyisiran di daerah Bamaraya Gang 3, di mana di kawasan ini terdapat hutan dan parit.

Mulyadi, salah seorangvwarga sekitar membenarkan Santo tidak pulang ke rumah dari Kamis (6/12/2018) pagi.

"Kami bersama warga melakukan pencarian, sampai hari ini ditemukannya Santo yang sudah dalam keadaan meninggal dunia," ungkapnya kepada kabarkalteng.com, Jumat (7/12/2018) malam.

Terpisah, orang tua korban, Herman Karim menambahkan, sebelum meninggalkan rumah anak semata wayangnya itu sempat mandi di masjid sekitar komplek Bamaraya.

"Anak saya tidak pamit saat keluar dari rumah, anak saya memiliki cacat mental bawaan dari lahir," imbuhnya.

Seketika ditemukannya jenazah korban tersebut, anggota Polres Palangka Raya yang saat itu mendapatkan laporan langsung bergegas ke lokasi dan melakukan olah TKP dan jenazah langsung dibawa ke RSUD Dorys Silvanus untuk dilakukan visum et repertum.

Sementara itu, dokter forensik RSUD Dorys Silvanus, dr Ricka Brillianty
menjelaskan, meninggalnya korban murni musibah.

"Di dalam tubuh korban tidak ada tanda tanda kekerasan, korban juga mengidap penyakit step," tutupnya.[abimanyu]


TAG