PDIP Target Menangkan Pemilu di Barsel

Print Friendly and PDF

BUNTOK - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPC Kabupaten Barito Selatan, targetkan kemenangan Pemilu baik Pileg maupun Pilpres minimal 58 persen, di Kabupaten bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus tersebut.

Target kemenangan ini, disampaikan oleh Dr Ir Willy M Yoseph MM, dalam rapat sosialisasi dan konsolidasi partai berlambang kepala banteng tersebut, Senin (3/12/2018).

Ditemui seusai kegiatan, mantan bupati Murung Raya periode 2003-2013 ini, menerangkan bahwa kedatangannya untuk yang kedua kalinya di Barsel, merupakan upaya untuk mengatur strategi dalam hal pemenangan pemilu se ren tak tahun 2019, baik Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg).

Sebagai koordinator pemenangan wilayah Provinsi Kalimantan Tengah untuk Pileg dan Pilpres pasangan Jokowi - Ma'ruf dari PDIP, dirinya menginginkan agar target setidaknya lebih dari sembilan kursi Caleg dan minimal 58 persen untuk Pilpres di Barsel bisa tercapai.

Untuk itulah, pria kelahiran Puruk Cahu ini, meminta agar seluruh tim pemenangan di daerah selalu bergerak aktif.

"Hari ini kami (PDIP), melakukan rapat konsolidasi, sekaligus sosialisasi mengenai strategi pemenangan Pileg dan Pilpres 2019. Harapannya bisa tercapai target, PDIP menang di Barsel, minimal lebih banyak dari sembilan kursi untuk Pileg dan juga untuk Pilpres pasangan nomor satu," terangnya, di Kantor DPC PDIP Barsel.

Senada dengan Willy, Ketua DPC PDIP Barsel, Ir H Farid Yusran MM, melalui Sekretaris DPC, Tamarzam, yang didelegasikannya melalui anggota PDIP yang juga merupakan anggota DPRD Barsel, James Jamjam, mengatakan bahwa PDIP Barsel, memiliki target kemenangan pileg sedikitnya sembilan kursi dan bahkan lebih, serta kemenangan Pilpres sekurang-kurangnya 58 persen.

"Berdasarkan hasil rapat sosialisasi dan konsolidasi partai, tahun depan dalam Pemilu serentak, kami menargetkan kemenangan Pileg minimal sama yakni sembilan kursi atau bahkan lebih, dan untuk Pilpres kita targetkan minimal sama dengan tingkat Provinsi yakni 58 persen," pungkasnya.[tampetu/deni]


TAG