Lagi, Jaksa Panggil Saksi Multiyears, Satu Hadir Dua Mangkir

Print Friendly and PDF

BUNTOK - Tiga orang saksi, dipanggil Kejari Barsel, Selasa (4/12/2018), guna memberikan keterangan terkait adanya dugaan suap dalam proyek multiyears, satu orang hadir, sedangkan dua lainnya tidak hadir tanpa keterangan alias mangkir.

Pemeriksaan saksi-sama terkait adanya dugaan suap dalam pelaksanaan proyek multiyears, terus dilakukan oleh pihak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Selatan.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Kejari Barsel, Douglas Oscar Berlian Riwoe, melalui Kasi Pidsus, Bayu Fermady, dari tiga orang saksi yang dipanggil oleh penyidik Korps Adhyaksa tersebut, dua diantaranya, yakni JH Direktur PT. LJ dan SO, Direktur PT.APJ, tidak hadir alias mangkir dari panggilan. Keduanya, merupakan kontraktor pemenang tender dari beberapa proyek tahun jamak.

"Hari ini kita panggil tiga orang saksi lagi terkait multiyears, satu mantan Kepala DPPKAD tahun 2017, dan yang dua orang lagi, yakni kontraktor tidak hadir," bebernya.

Sedangkan satu orang lainnya, yakni SB, mantan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Barsel, berdasarkan pantauan KabarKalteng, tampak hadir di Kantor Kejari yang beralamatkan di Jalan Panglima Batur, Kota Buntok tersebut sejak pagi hingga menjelang siang hari.

Dalam keterangannya, SB membenarkan, bahwa kehadiran dirinya di Kejari Barsel kali ini, adalah untuk memenuhi pemanggilan dirinya sebagai saksi dalam lanjutan perkara dugaan suap multiyears.

Ia hadir seorang diri, dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala DPPKAD Barsel Tahun 2017, yakni terkait dengan perencanaan anggaran dalam pembiayaan proyek ber nilai ratusan miliar rupiah tersebut.

"Saya lupa ada berapa pertanyaan tadi yang diajukan oleh mereka (penyidik), tapi yang pasti terkait perencanaan anggaran, dalam kapasitas saya sebagai Kepala DPPKAD tahun 2017. Kalau untuk lainnya saya tidak tahu, apalagi mengenai pencairan dana, karena saya hanya berkewenangan waktu perencanaan saja," ungkapnya kepada awak media, ketika ditemui di lobi kantor Kejari.[tampetu]


TAG