HAKS, Momen Introspeksi dan Evaluasi Penanganan Korupsi

Print Friendly and PDF

PALANGKA RAYA - Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKS) 2018 juga diperingati Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya dengan menggelar upacara di halaman Kantor Kejari, Senin (10/12/2018).

Upacata dipimpin langsung Kepala Kejari (Kajari), Zet Tadung SH MH. Selain itu, tampak hadir Wakil Ketua Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kalteng, Rudi Yulianto, Walikota Palangka raya Fairid Nafarin, Dandim 1016/Plk Letkol Czi Chandra Adibrata, Ketua DPRD Palangka Raya Sigit, Kapolres Palangka raya yang diwakilkan, siswa-siswi SMA Negeri 2 Palangka raya, dan juga seluruh pejabat Kejari.

Dalam sambutanya, Zet Tadung menjelaskan, HAKS ini sebagai sarana untuk melakukan introspeksi, evaluasi memperbaiki kualitas individu dan pemberantasan korupsi demi terciptanya Indonesia bersih dan bebas korupsi.

"Setiap tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia. Seluruh dunia setuju bahwa korupsi merupakan tindakan kejahatan yang sangat luar biasa. Korupsi merupakan fenomena sosial, politik, yang mempengaruhi semua negara," jelasnya.

HAKS merupakan perayaan global. "Dampak dari tindakan korupsi akan memperlambat pembangunan ekonomi dan membuat pemerintahan tidak stabil," pungkasnya.[deni]


loading...
TAG