Di Eceran Elpiji 3 Kg Langka, Pangkalan: Distribusi Normal

Print Friendly and PDF

KUALA KAPUAS - Kelangkaan tabung LPG 3 kg atau elpiji melon di kota Kapuas dalam pekan ini dikeluhkan warga. Stok di beberapa pangkalan elpiji juga tampak terpantau belum datang.

Rahmat, salah satu warga Kapuas, Senin (10/12/2018) mengatakan, kelangkaan elpiji bersubsidi itu terjadi hampir sepekan ini.

"Sulit mencarinya gas tiga kilo, bahkan jika pun ada harganya bisa mencapai 35 ribu rupiah," ungkap Rahmad, PKL penjual gorengan ini.

Senada, Hendro pengecer elpiji 3 kilogram melon di Jalan Seroja mengatakan, kekosongan gas 3 kilogram itu sudah beberapa hari ini.

Sebaliknya, Haji Muksin, pemilik pangkalan elpiji 3 kilogram di Jalan Tjilik Riwut mengaku jika distribusi elpiji 3 kilogram dalam beberapa hari ini normal-normal saja.

"Pengiriman dan harga elpiji ini normal seperti biasa saja tidak ada kendala dan kenaikan," ungkap Muksin.

Kelangkaan itu, sambungnya, terjadi di tingkat pengecer saja. Untuk agen harga dan jumlah pengiriman elpiji tetap seperti biasa. Begitu halnya dengan pangkalan elpiji UD Wijaya di Jalan Tjilik Riwut mengatakan, tabung elpiji bersubsidi itu normal saja harga dan pengirimannya.

"Ya seperti biasa pak jumlah dan waktu pengirimannya normal, hanya saja ini lagi kehabisan, dan Selasa jadwal pengiriman," ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kabar Kalteng belum dapat menghubungi pihak Dinas Perindakkop setempat, untuk dimintai tanggapannya.[zulkifli]


loading...
TAG