Bawaslu Kapuas Mulai Inventarisir Temuan Pelanggaran Pemasangan APK

Print Friendly and PDF

KUALA KAPUAS - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas mulai melakukan pendataan temuan pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2019, baik calon anggota legislatif (caleg) maupun Partai Politik di seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Kapuas.

Ketua Bawaslu Kapuas, Iswahyudi Wibowo, Jumat (28/12/2018) mengatakan, pihaknya hingga di tingkat kecamatan sudah turun melakukan pendataan terhadap APK yang terpasang.

"Dasar temuan nantinya, terlebih dahulu akan disampaikan kepada partai politik (parpol) atau caleg bersangkutan," kata Iswahyudi, saat dikonfirmasi kabarkalteng.com di kantor Bawaslu, Jalan Seroja Kuala Kapuas.

APK yang tidak sesuai tempat pemasangan itu lanjut Iswahyudi, diminta agar dipindahkan. Sampai saat ini sudah ada ditemukan beberapa APK yang terpasang melanggar ketentuan.

"Ada yang terpasang di pohon, tempat ibadah, juga fasilitas umum, dan kita rekomendasikan, sebelum dilakukan tindakan," kata Iswahyudi.

Jika tidak diindahkan, lanjutnya, Bawaslu akan berkoordinasi dengan KPU dan Satpol PP untuk menertibkan APK yang tidak sesuai tempat pemasangannya tersebut.

Diketahui, pemasangan APK tidak hanya dilarang dipasang di fasilitas pendidikan hingga rumah ibadah dan perkantoran milik pemerintah, tetapi juga dilarang dipasang di pohon dan tiang listrik.

Aturan itu, menurutnya, telah disepakati bersama sesuai Peraturan KPU (PKPU) nomor 33 tahun 2018, perubahan PKPU nomor 28 dan 23 tahun 2018,

"Titik pemasangan APK itu telah diatur sebagaimana Keputuasan KPU nomor 038 tentang penetapan fasilitas umum dan lokasi pemasangan APK," pungkas Iswahyudi.[zulkifli]


loading...
TAG