Terpilih Sebagai Presma-Wapresma, KaWan Komitmen Kawal Nota Kesepahaman

Print Friendly and PDF

PALANGKA RAYA - Pesta demokrasi mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) telah usai. Kini Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2018-2019 dinakhodai Karuna Mardiansyah dari Fakultas Pertanian (Faperta) dan Wawan Nopardo AS dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Karuna dan Wawan (KaWan) sendiri terpilih secara demokratis melalui Pemilihan Umum (Pemilu) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM), Selasa (6/11/2018).

Duo KaWan terpilih dengan perolehan 2.728 suara, menyisihkan kandidat lainnya, pasangan Andrew Simamora dan Angga Gilang yang memperoleh 2.628 suara dari total 5.356 pemilih.

"Pertama kami akan menjalin komunikasi dan koordinasi dengan BEM/Senat Fakultas, UKM, HMJ serta HMPS, untuk bersama-sama mengawal nota kesepahaman dengan rektor," terang Karuna.

Menurut Karuna, masih banyak sekali yang perlu dibenahi di UPR, terkait akreditasi, sarana dan prasarana penunjang akademik, birokrasi kampus dan lain-lain. Intinya UPR masih perlu pembenahan untuk ke depannya.

Sementara itu, mantan Presiden BEM UPR 2017-2018, Jimmy Balantikan Sumbada mengucapkan selamat kepada Presma dan Wapresma terpilih, Karuna Mardiansyah-Wawan Noprado.

"Semoga dikuatkan dalam mengemban amanah dan menjalankan roda kepemimpinan mahasiswa di UPR," harapnya.

Idealisme, lanjutnya, adalah kemewahan terakhir pemuda, dan harus dipertahankan agar tetap menjunjung kebenaran dan rasa keadilan. "Apa yang terucap dalam penyampaian visi dan misi agar dapat direalisasikan sebaik-baiknya serta tetap kawal MoU KBM UPR dengan Rektor Terpilih," pintanya.

"Tetap rendah hati, rangkul semua organisasi kepemudaan serta kritis terhadap persoalan sosial baik dalam maupun luar kampus," tutup Jimmy.[damai]


TAG