Tangkal Paham Radikal, Polres Kapuas Gelar FGD bersama Tokoh Masyarakat

Print Friendly and PDF

KUALA KAPUAS - Sebagai upaya mensinergikan berbagai elemen di masyarakat, Polres Kapuas menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama lintas agama dan budaya antar umat beragama.

Kapolres Kapuas melalui Wakapolres Kapuas, Kompol Witdiardi SIK MH, Kamis (8/11/2018) mengatakan, kegiatan ini digagas dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama dan mencegah paham radikal demi terpeliharanya Kamtibmas yang kondusif, khususnya di wilayah hukum Polres Kapuas.

"Kegiatan ini untuk menyampaikan kepada seluruh tokoh, agama, tokoh masyarakat maupun tokoh adat, untuk kita bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif," ucap Witdiardi usai menutup FGD di aula Kantor Kesbangpolinmas di Jalan Pemuda Kuala Kapuas.

Upaya itu, lanjutnya, dilakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan cara-cara preventif atau pencegahan. "Juga kita sampaikan adanya tindakan refresif, semua itu tujuannya adalah untuk tetap terpeliharanya Kamtibmas yang kondusif," imbuhnya.

Dengan situasi aman dan kondusif, sehingga segala bentuk kerawanan harus sedini mungkin diminimalisir.

"Jangan sampai ada paham radikalisme,  ataupun dokrin lain, yang dapat menganggu Kamtibmas," Pungkas Wakapolres.

Di tempat yang sama IGD Oka Ariawan, Kepala Badan Kesbangpolinmas Kapuas mengatakan, sejatinya menjadi tugas tanggung jawab bersama untuk mencegah paham radikal dan memelihara kerukunan.

"Selalu akan lebih bersinergi dengan pihak-pihak terkait, untuk lebih banyak mensosialisasikan kepada masyarakat di lapisan paling bawah," timpal Oka Ariawan.

Menjaga dan merawat situasi yang sudah kondusif, menurutnya, adalah tugas bersama yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Dalam forum itu juga dihadiri AKP Iqbal Sengaji SIK, Kabag Ops Polres Kapuas, Kapten Inf Amir Djaha, Pasie Intel Kodim 1011/Klk, Mauladi SH MH, Kasie Intel Kejari Kapuas, serta pihak terkait lainnya. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama.[zulkifli]


TAG