Tanda Tangan Dipalsukan, Para Lansia Lapor Polisi

Print Friendly and PDF

BUNTOK - Dugaan pemalsuan tanda tangan warga penerima bantuan Lajut Usia (Lansia) oleh oknum aparat Desa Panarukan Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dilaporkan ke polisi, Selasa (27/ 11/2018).

Endang (58), warga Desa Panarukan menuturkan, kehadirannya di kantor aparat penegak hukum tersebut, mewakili dari 17 warga Lansia Desa Penarukan yang merasa dirugikan dan mengetahui tanda tangannya dipalsukan atas penerimaan bantuan tersebut.

"Terpaksa kami harus melaporkan kasus ini ke polisi, karena kami merasa tidak pernah membuat tanda tangan pada tanda terima bantuan lansia untuk warga Desa Penarukan," ujarnya ketika dibincangi awak media di Mapolres Barsel.

Ia mengakui memang tidak tahu persis siapa yang memalsukan tanda tangan mereka itu.

"Apakah Kades atau Bendahara Desa, tapi yang jelas kami memiliki bukti pemalsuan tanda tangan itu," ucap Endang, diamini Lantut (66) warga senasib dengannya.

Sementara itu, Kapolres Barsel, AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Triyo Sugiyono ketika dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut dan pihaknya siap untuk menindaklanjuti.

"Benar, mereka ada melaporkan kepada kami atas dugaan pemalsuan tanda tangan warga penerima bantuan Lansia dari Desa Penarukan. Kami sebagai aparat penegak hukum, pelayanan pelindung dan pengayom masyarakat harus cepat menanggapinya dan kasus ini akan kami proses sesuai aturan hukum," tegasnya.[kenedy]


TAG