Naik Penyidikan, Kejari Barsel Periksa Dua Saksi

Print Friendly and PDF

BUNTOK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Selatan menaikkan status dugaan kasus suap proyek multiyears menjadi penyidikan, Jumat (9/11/2018). Dalam kasus ini, dua orang saksi mulai diperiksa.

Dua saksi, yakni HP dan MS, tampak hadir di kantor Kejari Barsel yang beralamatkan di Jalan Panglima Batur, Kecamatan Dusun Selatan, Kota Buntok, Jumat (9/11/2018). Pantauan KabarKalteng, keduanya hadir secara bergantian sejak pagi hari, atau tepatnya sekitar pukul 08.30 WIB.

MS yang sejak pagi hari di ruangan pemeriksaan dan baru keluar sekitar pukul 16.30 WIB, enggan memberikan komentar menyangkut kehadirannya di kantor Korps Adhyaksa tersebut.

"Minta saja komentar dari yang lainnya," ucapnya menyarankan sembari berlalu, ketika dicecar pertanyaan oleh awak media.

Sementara itu, HP yang belakangan keluar sekitar pukul 17.30 WIB, terlihat beberapa kali keluar masuk ruang pemeriksaan, lantaran harus beristirahat untuk salat Jumat dan makan. Ketika ditanyai oleh awak media, ia juga enggan berkomentar.

Kepala Kejari Barsel, Douglas Oscar Berlian Riwoe SH, melalui Kasi Pidsus, Bayu Fermady dan didampingi Kasi Datun, Arief Mulya S saat dimintai keterangan oleh awak media mengungkapkan, pemanggilan terhadap MS dan HP, adalah kelanjutan dari pemeriksaan terkait adanya dugaan kasus suap dalam pelaksanaan proyek multiyears yang ada di Kabupaten berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini.

"Keduanya dipanggil hari ini, sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek tahun jamak. Berdasarkan hasil pemeriksaan beberapa minggu sebelumnya dan gelar perkara yang sudah dilakukan, maka status kasus ini kami naikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan," terang Bayu.[tampetu]


TAG