Lagi, Tiga Saksi Diperiksa Jaksa Terkait Multiyears

Print Friendly and PDF

foto: MI dan Ji, tertangkap kamera saat keluar masuk lewat pintu samping kantor Kejari Barito Selatan. Diketahui, keduanya dipanggil sebagai saksi dugaan suap proyek multiyears, Jumat (30/11/2018).

BUNTOK - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Selatan, kembali memeriksa pejabat dari lingkungan Pemkab, dalam lanjutan adanya dugaan kasus suap pelaksanaan proyek multiyears.

Pantauan KabarKalteng, sebanyak tiga orang pejabat, yakni Ketua Unit Layanan Pelelangan (ULP) Barsel, MI, Sekretaris ULP, JI dan mantan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda, IB, hadir di Kantor Kejari Barsel, sebagai saksi dalam perkara dugaan kasus suap proyek multiyears, Jumat (30/11/2018).

Pertama kali keluar dari kantor Korps Adhyaksa, adalah IB. Meskipun sempat menolak memberikan keterangan, ketika ditemui oleh awak media, dengan beralasan terburu-buru, namun akhirnya dia bersedia di wawancarai.

Kepada awak media, dia menerangkan bahwa ada sedikitnya 17 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik kepada dirinya, terkait dengan MoU mengenai multiyears.

"Saya buru-buru mas, gak usah saja. Saya dipanggil untuk memberikan keterangan terkait MoU proyek multiyears, ada 17 pertanyaan tadi diajukan penyidik," terangnya singkat, sembari berlalu.

Sementara itu, Ketua ULP, MI dan Sekretaris ULP, JI, diketahui keluar masuk melewati pintu  di Garase kantor Kejari yang berada di samping kantor, sebelah Jalan Karang Paci. Tidak diketahui pasti, penyebab keduanya tidak mau lewat pintu depan, yang dijaga oleh Security.

Hal tersebutlah, yang menyebabkan awak media tidak bisa mengkonfirmasi langsung kepada keduanya, terkait kehadiran mereka di Kantor yang terletak di Jalan Panglima Batur, Kota Buntok tersebut.

Namun, berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kasi Datun, Arief Mulya S SH MH didampingi Jaksa Penyidik, Ester Tambunan SH MH, diketahui bahwa hari ini, Jumat (30/11/2018), sebenarnya pihak penyidik memanggil lima orang saksi, yakni MI, Ji, dan IB, serta dua orang lainnya yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), AI dan Kabid Bina Marga DPUPR, IM.

Kedua nama terakhir, yakni AI dan IM, mangkir dari panggilan Penyidik, dikarenakan masih melaksanakan dinas di luar Kota.

"Terkait multiyears, hari ini, kami memanggil lima orang saksi, yakni MI, Ji, IB, AI dan IM, yang hadir cuma tiga orang, sedangkan yang dua lagi, yaitu AI dan IM tidak hadir karena ada dinas di luar kota," bebernya.[tampetu/deni]


TAG