Hargatin Optimis Proyek Maliku-Bantanan Segera Rampung

Print Friendly and PDF

PULANG PISAU - Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten Pulang Pisau, Hargatin, optimis pekerjaan jalan dan jembatan Maliku-Bantanan akan segera rampung sebelum awal Desember 2018 ini.

"Kita tetap optimis kedua proyek besar ini akan segera rampung sebelum batas waktu kontrak yang ada," ucap Hargatin saat dikonfirmasi media ini, Kamis (8/11/2018) via telepon selulernya.

Hargatin menjelaskan, optimis selesainya pekerjaan yang menelan puluh miliaran dari dana ABPD kabupaten ini bukan tidak beralasan. Itu karena pihaknya terus melakukan rapat teknis dan melaksanakan arahan-arahan yang diberikan oleh pihak TP4D Kejaksaan Pulpis terkait langkah dalam percepatan pembangunan proyek jalan dan jembatan Maliku-Bantanan.

"Tadi kita barusan rapat SCM (show cause meeting) bersama seluruh pihak terkait, baik itu dari konsultan, kontraktor PPATK dan seluruh pihak yang terkait dalam pembangunan proyek tersebut. Dalam rapat kita membahas arahan-arahan dari pihak TP4D dalam percepatan kegiatannya," tutur Hargatin.

Ia juga mengungkapkan, untuk progres pekerjaan kedua proyek tersebut sudah terbilang maksimal sampai saat ini.

"Untuk jalan progresnya hampir 90 persen dan untuk jembatan sekitar 70 persen," katanya.

Selanjutnya, tambah Hargatin, pihaknya saat ini menyambut dengan baik serta berterimakasih kepada TP4D Kejaksaan Pulang Pisau yang telah memberikan beberapa catatan penting terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

"Arahan dan petunjuk dari beberapa catatan hasil monitoring TP4D ini sudah kita tindaklanjuti. Dan kami akan semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan ini," tukasnya.

Sebelumnya, dari hasil monitoring pihak TP4D dilapangan, pihaknya memberikan beberapa catatan penting. Di antaranya mengingatkan kepada pelaksana, penyedia dan dinas terkait untuk segera menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik, baik secara fisik, administrasi maupun keuangan.

"Dari hasil pengecekan kita kemarin pelaksanaan pembangunan proyek itu memang dinilai belum maksimal, karena masih terlihat lamban dapam pelaksanaanya, sehingga perlu disempurnakan. Ini kan sudah dekat akhir bulan dan batas waktu kontrak terus berjalan, dan hanya menyisakan beberapa minggu saja," cecar Kajari.[manan]


TAG