Gatot Target Danum Belum Jadi Motor Ekonomi Daerah

Print Friendly and PDF

BUNTOK - Salah satu calon direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Danum Belum, Akhmad Gatot, optimis mampu menjadikan Perusda milik Kabupaten Barito Selatan tersebut, menjadi motor peng gerak ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

Optimisme ini, diungkapkan oleh pria yang akrab di sapa Gatot ini, mengingat karena masih banyaknya potensi yang dimiliki oleh Kabupaten besemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini, yang belum di sentuh secara maksimal.

Menurutnya, sebenarnya banyak peluang usaha yang bisa dilakukan untuk mendapatkan keuntungan bagi Perusda, salah satu contohnya, adalah memanfaatkan potensi kearifan lokal dan masih banyaknya lahan tidur yang dimiliki Barsel, misalnya mengembangkan pertanian singkong unggulan, yang nerupakan bahan baku pembuatan tepung terigu.

"Perusda juga bisa bekerjasama dengan Pemdes atau BUMDes, dimana masyarakat desa yang memiliki lahan sebagai pengembang pertanian singkong dan Perusda sebagai pengumpul atau pemilik Pabrik tepung sekaligus sebagai pengembang pemasaran baik skala nasional bahkan internasional," tukasnya.

Dilanjutkan Gatot, rendahnya optimalisasi terhadap potensi yang ada di daerah, membuat perekonomian kerakyatan rentan staknan atau bahkan cenderung menurun.

Oleh sebab itu, dikatakan pria kelahiran Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, tahun 1983 ini, berkeyakinan bahwa apabila potensi lahan pertanian yang sangat luas masyarakat yang sebagian besarnya merupakan berprofesi sebagai petani dimaksimalkan, maka peluang untuk menciptakan sumber ekonomi baru bagi Perusda sangat terbuka lebar.

"Apalagi kalau kita kembangkan lebih luas pada sektor komoditi lainnya, seperti Nanas Parigi, Kedelai, Beras, Jahe, buah-buahan dan komoditi lainnya, sangat menjanjikan sekali bagi pengembangan usaha Perusda," ucapnya optimis.

Selain peluang usaha untuk menjadikan Perusda sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), visi dan misi yang diusung oleh Sarjana lulusan Universitas Palangka Raya ini, adalah menjadikan Perusda sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.

"Artinya ada dua dampak yang terakomodir nantinya, yaitu Perusda memiliki ketersediaan (stock) barang yang dipasarkan atau diproduksi untuk meraih keuntungan, dan masyarakat merasakan langsung peluang usaha yang diberikan oleh Perusda, sekaligus sebagai bagian dari peningkatan perekonomian rakyat Barsel," pungkasnya.[tampetu]


TAG